![]() |
| puncak kenteng songo dan gunung merapi.. |
![]() |
| gunung merbabu |
![]() |
| gunung telomoyo , andong , dan jalur kopeng |
Base camp pendakian Gunung Merbabu Jalur Selo Terletak di Dusun Pakis , Desa Tarubatang , Kecamatan Selo , Kabupaten Boyolali , Jawa Tengah. Sebagai desa terakhir , untuk mencapai desa ini juga bukan hal yang mudah. Masih minimnya sarana transportasi menjadi kendala tersendiri. Untuk itu ada baiknya anda membawa kendaraan sendiri untuk menuju basecamp selo. Sejumlah jalur bisa dilalui untuk menuju basecamp ini dengan kendaraan pribadi.
- Bagi anda yang datang dari arah solo , anda bisa lewat jl. Semarang-Solo menuju Boyolali. Setiba di pertigaan Cepogo Boyolali , ambil jalan kekiri menuju Selo.
- Dari arah semarang , anda bisa lewat jl. Semarang-Solo menuju Boyolali. Setiba di pertigaan Cepogo , Boyolali , ambil jalan ke kanan menuju Selo. Atau alternatif lain bisa juga lewat Salatiga menuju Kopeng. Dari Kopeng terus sampai ketemu sebuah pasar. Di pasar ini ada sebuah pertigaan jalan. Ambil arah ke Ketep dengan belok ke kiri di pertigaan ini. Sesampai di pertigaan Ketep-Boyolali-Blabak , belok ke kiri ke arah Boyolali. Terus ikuti jalan ini sampai pasar Selo.
- Dari Jogja bisa lewat pertigaan blabak menuju Ketep. Sesampai di pertigaan Ketep-Boyolali-Blabak , ikuti jalan ke kanan ke arah Boyolali. Terus ikuti jalan ini sampai pasar Selo.
Bagi anda yang terpaksa naik angkutan umum , bisa naik bus Semarang-Solo turun di Terminal Boyolali dengan tarif sekitar Rp13.000 untuk bus ekonomi , Rp 20.000 untuk bus patas AC. Dari terminal Boyolali naik bus arah Cepogo turun di depan Polsek Selo yang berada di Pasar Selo. Dari Polsek Selo ini bisa diteruskan dengan jalan kaki atau naik ojek dengan tarif Rp 15.000 untuk menuju Basecamp yang terletak di Dusun Pakis.
Dusun Pakis sendiri merupakan desa terakhir dan merupakan pintu gerbang untuk menuju puncak Gunung Merbabu. Penduduk di sini umumnya bermata pecaharian sebagai petani sayur. Akan tetapi saat musim pendakian rumah penduduk di sekitar desa ini telah beralih fungsi menjadi basecamp karena tidak tertampungnya pendaki di musim libur dan pendakian. Mereka umumnya menjadikan rumah mereka sebagai basecamp tambahan yang berfungsi sebagai tempat penitipan sepeda motor , tempat mandi , istirahat , dan lain lainnya. Dirumah-rumah penduduk ini juga menyediakan makanan dan minuman yang dapat anda pesan sebelumnya. Untuk menitipkan sepeda motor tarif yang dikenakan pun masih murah lho, hanya Rp 5000 permotor. Walau begitu untuk masalah administrasi dan pendaftaran , anda tetaplah harus melakukannya di base camp utama.
Basecamp utama lebih umum dikenal dengan nama Basecamp Pak Parman. Basecamp ini terletak dipinggir jalan dan mudah ditemukan. Seperti Basecamp umumnya , disini telah tersedia fasilitas MCK dan tempat istirahat. Di Base camp ini juga menyediakan berbagai pernak pernik buah tangan yang berhubungan dengan Gunung Merbabu selain juga menyediakan kebutuhan mendaki , seperti air minum , gas , sandal dll. Di sini pula para pendaki wajib melapor dan mendaftarkan dirinya dengan membayar sebesar Rp 15.000 per orangnya.
Setelah mendaftarkan diri di Basecamp Pak Parman , pendakian bisa dilakukan. Perlu saya ingatkan sebelumnya , disepanjang jalur pendakian Selo ini tak akan anda temukan sumber mata air. Jadi persiapkanlah kebutuhan air untuk memasak atau minum anda mulai dari Basecamp.
![]() |
| gapura pintu gerbang pendakian jalur selo |
Start awal dimulai dengan melewati jalan aspal menanjak. Jalan aspal ini melewati rumah penduduk dengan kemiringan yang cukup lumayan sebagai pemanasan. Jalan aspal ini berakhir di sebuah gapura yang merupakan pintu Pendakian Gunung Merbabu. Gapura ini cukup jelas dan bertuliskan selamat datang di jalur selo , jadi tak mungkin anda akan tersesat ataupun salah. Gapura ini juga merupakan batas antara ladang penduduk dan hutan. Mulai dari gapura ini pendaki akan melalui jalan setapak untuk menuju ke pos 1. Pohon-pohon tinggi mendominasi sepanjang kiri dan kanan jalan sehingga suasana teduh menaungi di sepanjang jalan menuju pos 1.
![]() |
| menuju pos 1 , jalur kayak gini bro??? |
![]() |
| Pos 1 DOK MALANG |
Pos 1 DOK MALANG berupa tanah lapang yang dapat digunakan untuk mendirikan banyak tenda. Tak ada bangunan permanen di pos ini. Tapi karena letaknya yang berada ditengah hutan dan dikelilingi pohon tinggi , pos ini cukup terlindung dari panas matahari jika siang dan terlindung dari dinginnya angin jika malam tiba.
Melanjutkan perjalanan ke pos 2 , kondisi jalur masih sama dengan sebelumnya. Trek mulai menanjak tanpa bonus sedikitpun. Kelembaban tanah disepanjang jalur masih sama dengan kelembaban dijalur menuju pos 1. Dipertengahan jalan anda akan menemui sebuah tanah lapang diujung bukit tepat setelah TIKUNGAN MACAN. walau ditanah lapang ini terdapat plang bertuliskan pos 2 , tempat ini bukanlah pos 2 yang sebenarnya. Karena pos 2 masihlah jauh sekitar setengah jam lebih dari tempat ini. Dari pos bayangan ini perjalanan berlanjut menyusuri jalan setapak dengan trek yang masih menanjak. Kelembaban tanah pun mulai berkurang karena kerapatan pohon mulai berkurang. Menjelang pos 2 , vegetasi mulai terbuka. Kelembaban tanah yang semula basah menjadi kering sehingga kondisi jalur agak berdebu. Struktur tanah yang rapuh apabila kering dan hancur bila terinjak membentuk debu.
![]() |
| POS 2 PANDEAN jalur mulai terbuka siap siap kepanasan kawan... |
Sama dengan pos 1 , POS 2 PANDEAN juga berupa tanah lapang dan tak ada bangunan permanen di sini. Yang membedakan dengan pos 1 , kondisi tanah di sini agak kering dan berdebu bila musim panas. Di pos 2 sangat sedikit pepohonan yang menaungi disekitar pos ini sehingga suasana akan terasa panas jika siang hari. Tumbuhan perdu banyak meghiasi di sekeliling pos ini. Di pos 2 ini juga tersedia tempat yang cukup luas untuk mendirikan tenda. Dikejauhan puncak merbabu terlihat didepan mata seolah mengajak anda untuk segera mendatanginya.Dari pos 2 ke pos 3 , banyak percabangan jalan yang membingungkan. Tetapi sebaiknya anda mengambil jalur ke kanan karena jalur utama ada di sebelah kanan. Kondisi jalur mulai berdebu dan berkerikil sehingga menyulitkan langkah kaki. Ada baiknya anda menggunakan alas kaki yang anti selip , semisal sandal gunung atau sepatu gunung. Karena mulai dari pos 3 ini jalan setapak benar-benar licin baik saat musim hujan maupun kemarau. Dan pakailah masker jika perlu saat mendaki di musim kemarau. Karena debu akan lebih banyak berterbangan di udara sehingga dapat membuat sesak nafas. Vegetasi yang mulai agak jarang membuat panas suasana jika lewat jalur ini saat siang hari. Trek awalnya agak landai. Namun belum ada setengah perjalanan menuju pos 3 , trek kembali menanjak. Menjelang pos 3 anda akan melewati jalur dengan kemiringan 45 derajat. Struktur tanah yang berdebu dan berkerikil tanpa pegangan apapun benar-benat menyulitkan langkah kaki untuk naik.
![]() |
| pos 3 WATU TULIS , lihat bukit dibelakang? itulah jalur ke puncak.. |
![]() |
| pemandangan gunung Merapi menuju pos 4 |
Sebaiknya anda beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan ke pos 4. Karena didepan anda telah membentang sebuah bukit yang hampir tegak lurus yang merupakan trek untuk menuju pos 4. Letak pos 4 ini ada diatas bukit ini. Persiapkan fisik anda karena menurut saya inilah jalur terberat dan ter-extremm dari semua jalur di Selo ini.
![]() |
| jalur setelah pos 3... |
![]() |
| POS 4 Sabana 1, jalur menuju ke puncak seperti yang terlihat di bukit.. |
![]() |
| POS 5 Sabana 2 tuh jalur ke puncak juga kelihatan |
![]() |
| berjuang broo...puncak sudah dekat n lihat dibawah kelihatan tuh jalan yang telah dilalui.. |
![]() |
| menjelang puncak |
![]() |
| diatas bukit itu lho pertigaan jalan ke puncak |
Kurang dari 5 menit anda telah sampai di puncak Kenteng Songo yang berada di ketinggian 3142 mdpl. Semua perjuangan, jerih payah , dan rasa letih anda tak kan sia-sia. Karena pemandangangan yang di sajikan di puncak benar-benar keren. Di sisi selatan Gunung Merapi tak henti-hentinya mengeluarkan asap. Puncaknya terlihat tak lengkap pasca erupsi beberapa waktu yang lalu. Pemandangan lereng Merbabu beserta lekukan lekukan bukitnya , terutama jalur selo terlihat begitu hijau. Di timur terlihat Gunung Lawu begitu kecil menghiasi horison yang tanpa batas.
![]() |
| pemandangan puncak kenteng songo sebelah utara... |
![]() |
| pemandangan gunung merapi dari puncak kenteng songo |
![]() |
| puncak triangulasi |
Puncak Merbabu yang ketiga adalah Puncak Syarif dengan ketinggian 3119 mdpl. Puncak ini berada di timur laut dari Puncak Kenteng Songo. Untuk menuju puncak ini dari Puncak Kenteng Songo , anda harus bertreking ria selama lebih dari setengah jam melalui jalur yang naik turun. Pemandangan di puncak ini langsung menghadap ke timur. Tapi sayang Gunung Merapi tak terlihat secara utuh dari puncak ini sehingga Puncak Syarif sedikit diminati oleh para pendaki. Dari Puncak Syarif ini anda bisa turun ke Jalur Kopeng.
![]() |
| sun rise gunung merbabu |
![]() |
| dari sabana 2 ke puncak... |






















