![]() |
| ini neh tujuan kali inie... |
Tentunya sobat-sobat
sekalian penasaran dengan kawasan wisata yang saya maksud....??
Saya tak akan
berlama-lama membuat anda membaca terlalu banyak...he..he..he...
Langsung aja yuk kita
kepoin...
Orang-orang lebih
mengenal kawasan wisata ini dengan sebutan WISATA GIRI TIRTA. Wah...dari
namanya terdengar seperti "sesuatu" gitu ya??hahaha
Memang iya
bro....karena nama kawasan wisata ini sendiri mengacu pada nama desa tempat
kawasan wisata ini berada , yaitu Desa Giri Tirta. Giri Tirta berasal dari kata
"Giri" yang berarti "Gunung" dan "TIRTA" yang
berarti "Air". Jadi Giri Tirta bermakna " Gunung Air".
Setelah mendengar arti namanya , sobat semua pasti berpikir obyek wisata di
kawasan ini pasti berhubungan dengan air....sekali lagi anda benar....
Dan karena sebelumnya
saya menyebut "Kawasan" , di desa Giri Tirta ini terdapat lebih dari
satu obyek wisata yang bisa anda datangi...
Wuizzzz...makin
menarik neh.....
![]() |
| peta ke Giritirta dari pusat kota Banjarnegara...di zoom aja ya biar kelihatan... |
Kalo dari Banjarnegara , mas bro harus berkendara 35 km ke Utara , ke arah Dieng merayapi jalan pegunungan. Dan bagi brother-brother yang datang dari arah wonosobo bisa lanjut ke dataran tinggi Dieng. Dari Dataran tinggi Dieng lanjut dengan kendaraan pribadi ke arah barat sejauh 27 Km menuju Pasar Karang Kobar yang juga melewati jalan pegunungan yang berkelok dan naik turun. Pasar Karang Kobar terletak setelah Pasar Baturan. Sesampai di Pasar Karangkobar, beloklah ke kanan ke arah Pejawaran. Setelah 7 km dari Pasar Karang Kobar, di sebelah kiri jalan akan terlihat Gapura Curug. Selepas gapura ini, jalanan berubah bergelombang dan aspal mengelupas di beberapa ruas jalan. Dari sini jalan menuju Giri Tirta sedikit membingungkan karena minimnya petunjuk jalan. Jadi jangan ragu untuk bertanya pada penduduk yang bisa anda temui.
![]() |
| peta ke air terjun n tempat menarik lainya di giritirta...checkidot bro... |
Sebenarnya dari arah Dieng ada rute yang lebih dekat
kok bro…karena Desa Giri Tirta juga bisa di akses melalui Pasar Batur yang
terletak sekitar 14 km kearah barat dari
dieng plateu. Dari Dieng ambil jalan ke
arah barat Banjarnegara. Melewati jalan yang menuruni bukit yang berkelok
dengan pemandangan yang menyegarkan penuh oleh sayur-sayuran , di ujung jalan
ini mas bro akan tiba di pertigaan jalan utama. Kanan merupakan jalan
alternative ke Batang dan ke kiri ke arah Banjarnegara yang merupakan rute yang
harus di tuju. 400 meter dari pertigaan ini Pasar Batur berada. Untuk menuju
Giritirta , Dari Pasar Batur ini , wisatawan harus mengambil jalan ke arah desa
ini melalui Jl. Batur Selatan yang terletak di sebelah barat Pasar Batur. Untuk
selanjutnya ikuti jalan ini melalui rute Pasar Ratamba – pasar Wage Panusupan –
Dusun Giritirta. Jarak yang di tempuh sekitar 8-9 Km atau 20 menit-an
perjalanan dari pasar batur. Dan karena minimnya petunjuk arah ada baiknya mas
bro sekalian juga sering bertanya pada warga setempat selain mengandalkan
Google Map…
Oke neh...setelah
mengulas seputar Desa Giri Tirta , saya akan lanjut ke daya tarik atau obyek
wisata di Desa Giri Tirta ini bro...
1. Curug Genting
Yang pertama akan saya
bahas adalah obyek wisata yang berwujud Air Terjun , Curug Genting. Boleh di
bilang air terjun ini merupakan satu-satunya tempat wisata di kawasan ini yang
sudah terkelola dengan baik. Walau belum bisa dikatakan sempurna , tapi obyek
wisata Curug Genting ini sudah memiliki sejumlah fasilitas pendukung yang cukup
baik. Di antaranya adalah Parkir yang luas untuk motor maupun mobil , toilet , kamar mandi , dan sejumlah ruang
ganti. Karena nantinya pengunjung pasti berbasah-basahan , keberadaan fasilitas
yang terakhir saya sebutkan ini saya rasa cukup penting. Apalagi keberadaan
toilet , karena posisi obyek wisata di kawasan wisata ini jauh dari pemukiman.
Satu gazebo permanen terbuat dari beton juga terlihat menghiasi di sekitar area
air terjun ini. Keberadaan gazebo ini tentu saja cukup membantu pengunjung
untuk berteduh dan berlindung dari panasnya sinar matahari atau terpaan air
hujan. Walau Cuma satu sih…setidaknya ada lah…hahaha…
![]() |
| Curug Genting...nee lage kering...kemarau seh.. |
Untuk menuju curug genting , dari tempat parkir ,
sobat semua masih harus berjalan lagi sekitar 15 menit-an. Trek yang harus di
lalui adalah jalan setapak yang berada di sisi tebing tinggi yang berada di
sisi sebelah kiri sobat. Sedang di sisi kanan adalah jurang dengan di bawahnya
Sungai Mrawu mengalir dengan derasnya. Mendekati air terjun sobat akan tiba di
sebuah tanah lapang kemudian melewati kebun sayur penduduk. Di sini sobat akan
dimanjakan pemandangan kebun warga yang di Tanami berbagai sayuran mulai dari
sawi , kol ,kubis , wortel dan kentang. Dari sini suara deburan air terjun ini
sudah mulai terdengar. Setelah berjalan beberapa saat tibalah anda di Curug
Genting…
![]() |
| silakan istirahat di gazebo ini... |
Curug Genting sendiri secara
lokasi berada di Dusun Melikan masih di Desa Giri Tirta. Memiliki tinggi kurang
lebih 70 m , Curug ini terbentuk dari patahan tebing yang melengkung. Tebing
yang membentuk air terjun ini terasa begitu megah dan luas dengan guratan-guratan
memanjang ke bawah seperti membentuk dinding benteng yang kokoh. Tonjolan batu
yang menyembul di dinding tebing menambah
ke unikan dan keindahan air terjun ini. Terlebih formasi batuan berbentuk
persegi yang seperti tercetak di beberapa sisi bagian bawah tebing. Seperti
buatan tangan tapi ini adalah murni karena proses alam kawan. Sungguh pemandangan
alam yang memukau.....
Karakteristik jatuhan
air dari Curug ini lurus ke bawah sebelum air dari atas membentur dua kali tonjolan
batu di tengah tebing setelah itu air dari atas jatuh ke bawah tanpa terhalang
apapun karena bentuk tebing yang membentuk Curug ini agak menjorok ke dalam di
bagian bawahnya. Sehingga saat debit air di Curug ini berada pada puncaknya ,
tercipta sebuah pemandangan air deras yang menyembur dari dinding tebing yang
luas. Saat debit air terjun ini sedang berkurang pun juga akan tercipta
pemandangan yang tak kalah menawan. Air yang semula jatuh dari atas tebing
terlihat menyebar dan berubah menjadi titik air yang terlihat seperti kabut
begitu hampir menyentuh dasar air terjun. Sebuah fenomena alam yang menakjubkan
kawan...
![]() |
| penampakan curug genting saat musim hujan |
Namun bagi sobat yang
ingin berenang di wisata yang satu ini , saying sekali harus kecewa. Karena air
jatuhan dari air terjun ini tak membentuk kolam dan di dasar Curug ini lebih
banyak di isi oleh batu-batuan besar yang tersebar di mana mana. Sebagian sela
sela batu-batu besar ini lebih banyak di tumbuhi oleh hijaunya rumput dan lumut.
Air jatuhan dari air terjun ini mengalir di sela batu-batu besar ini kemudian
menyatu kembali membentuk sungai yang bermuara di Sungai Mrawu. Dan sungai
Mrawu ini merupakan salah satu anak Sungai Serayu. Berbicara suasana...jangan
di tanya lagi deh bro...dapet banget...karena kondisi alam yang masih jarang
terjamah tangan manusia , suasana yang di sajikan di sekitar Curug ini masih
sangat alami... Di kiri dan kanan air terjun pun juga lebih banyak di isi oleh
hijaunya rumput dan tumbuhan sehingga suasana terasa begitu segar oleh hijaunya
warna tumbuhan ini. Di tambah dengan udara khas pegunungan yang terasa sejuk
dan segar...suasana yang di tawarkan bener-benar menghanyutkan broooo....cocok
bagi mereka yang ingin bersantai dan menjauh dari suasana hiruk pikuk kota yang
ramai. Atau buat pasangan muda-mudi yang ingin mencari tempat romantis untuk
berdua-an….bayangkan deh bro…Duduk di gazebo yang tersedia sambil membawa kopi
bersama teman atau pacar di temani suara air yang bergemericik....kalo ada
pisang goreng lebih bagus deh…sepoi angin yang bertiup dari atas lembah membawa
angin yang bercampur dengan air yang berubah menjadi kabut air…pemandangan
sekeliling air terjun yang hijau dan masih alami… hmmmm....surga dunia
mennn.....rasanya tak ingin pulang deh…
Terus kenapa dinamakan curug “GENTING”?
Well…ada yang bilang sih derasnya air yang
menyembur dari dinding tebing di curug ini mirip dengan bocoran air layaknya
air yang bocor dari atas genting. Bener gak ya???
Au ah….gelap
2.GROJOGAN AIR PANAS
Inilah obyek wisata
yang paling menarik di Kawasan Wisata Giri Tirta ini menurut pendapat saya
pribadi. Sebuah air panas yang mengalir membentuk air terjun atau Grojogan
dalam bahasa Jawa-nya. Di pulau Jawa pun hanya ada beberapa tempat yang seperti
di Giri Tirta ini kawan. Dua di antaranya adalah Wisata Air Panas Guci di Tegal
dan Pancuran Pitu di Banyumas. Dan dimanapun itu , Air Panas yang membentuk Air
terjun selalu menarik untuk dikunjungi.
Termasuk yang ada di Giri Tirta
ini..Grojogan Air Panas di kawasan wisata ini termasuk menarik untuk di
kunjungi. Selain posisinya yang berada di kawasan pegunungan yang memiliki
iklim yang dingin dan sejuk. Pemandangan dan suasana yang di berikan pun
termasuk ajib punya....pas sekali bila ingin sekedar refresing dengan bermain
air panas di curug ini...dengan debit air yang cukup deras tak mengenal musim dan
suhu air yang relatif nyaman di kulit manusia tentu saja akan membuat siapa pun
ingin bermain di air terjun ini walaupun sekedar membasuh kaki saja
![]() |
| grojogan air panas yang istimiwir...dimana lagi kalo tidak di Giritirta... |
Lokasi Grojogan Air
Panas ini berada di antara Curug Genting dan Curug Mrawu. Jadi jika anda
tracking atau berjalan kaki melalui jalan setapak dari Curug Genting menuju
Curug Mrawu atau sebaliknya , anda pasti akan bertemu dengan Grojogan Air Panas
ini. Suhu rata-rata air panas di air terjun ini sekitar 40-50 derajad celcius
jadi aman dan pas di kulit manusia.
![]() |
| cocok buat ngadem,ngeceng, n tentu saja selfie...instagramable banget neh... |
Hal ini pula yang
membuat pemandangan dan nuansa curug ini menjadi berbeda dan unik di bandingkan
2 air terjun di dekatnya , curug mrawu dan curug genting. Warna kuning bebatuan
di sekitar Grojogan Air Panas ini yang berpadu dengan hijaunya rumput dan daun
dari tanaman sekitar serta di tambah birunya langit benar-benar terlihat serasi
dan apik. Air panas yang mengeluarkan uap putih yang kadang tertiup oleh
angin yang berhembus , menambah
pemandangan tersendiri dari curug Air Panas ini....saya sendiri hampir tidak
percaya ada tempat wisata seindah ini tak jauh dari kawasan Dieng Plateu.
![]() |
| wuihhh ... panas men... |
Grojogan Air Panas dari
Giritirta terhitung masihlah alami dan belum banyak tersentuh tangan manusia.
Sebagai tempat wisata , Grojogan ini masih jauh dari kata kurang. Belum
tersedianya fasilitas yang memadai membuat curug ini tidak bisa bersaing dengan
tempat wisata lain di dekatnya. Padahal , bila saja obyek wisata ini di garap
dan di benahi dengan benar , tempat ini bisa bersolek dan bersaing dengan
wisata lainnya. Seperti contohnya , bila saja di buat kolam - kolam penampungan
air panas di bawah air terjun ini...syukur-syukur ada fasilitas water boom
kecil-kecilan untuk anak bermain dengan konsep air panas tentunya , pastinya
akan semakin menarik kan?
Melihat luasnya lahan
kosong di depan grojogan ini sangatlah mungkin di lakukan kawan..bahkan
grojogan air panas ini bisa jadi menjadi wisata andalan di Kawasan Wisata Giri
Tirta.








