Tampilkan postingan dengan label ranu pane. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ranu pane. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Oktober 01, 2011

ramadhan on SEMERU



walopun ini sudah terjadi lama sekali,tapi kupikir apa salahnya berbagi pengalaman kepada sesama HIKERS.masih kuingat dengan jelas sewaktu ku mem-packing alat2 dan keperluan pendakian.hari itu adalah hari jumat tanggal 14 agustus 2010.setelah mengecek semua peralatan,logistik,dan keperluan lainnya aqpun bergegas turun dari kamarku yang berada di lantai 2 membawa tas carrier.tujuan sudah pasti....GUNUNG SEMERU.

dibawah ibuku tampak memasang wajah cemberut melihatku membawa tas besar ini.aq tahu kalau ortuku maunya agar aq tetap dirumah... tapi sebagai seorang yang suka ber-treveler permintaan ortuku itu tak bisa menahan impianku untuk ke semeru.alhasil aqpun meninggalkan rumah sekitar pukul 8 malam diiringi dengan restu ortuku yang tampak tak rela dengan kepergianku.(bukan anak durhaka lho...hehehehe)
sekitar pukul 8:20 malam aq sampai di stasiun poncol diantar oleh suami kakak perempuan.maklum...jam segitu angkutan ke arah pasar johar sudah tak menampakan diri lagi....berpamitan dengan kakakku sembari meminta restunya aq pun bergegas masuk kestasiun...

baru memasuki daerah parkir mendadak aq merasakan sesuatu yang berat di kepalaku.dan ya ampyuuunnn....!!!ternyata helm yang kupakai menempel di kepalaq.(kalo ingat kejadian ini aq jadi ingin tertawa)
diantara bingung dan marah pada diri sendiri ,aq mengumpat sehabis-habisnya.menoleh kebelakang kakakq sudah tidak kelihatan lagi..lagipula tidak lucu kan mau naik kerata api kok bawa-bawa helm(memang mau arung jeram..)
kemudian kuteringat...!!!kalo distasiun ini ada penitipan helm-nya.dan syukur ingatanku memang benar.dengan membayar uang sebesar Rp3000 masalah pun selesai.(leganya...maklum helm kesayangan..jangan sampai hilang..hihihi)
selesai masalah "helm",bergegas aq menuju keloket penjualan tiket kereta api mambeli karcis kereta api class ekonomi dengan tujuan malang.cukup murah dengah jarak yang begitu jauhnya....
bayangkan....dengan membayar seharga Rp.28.000 ,kita sudah bisa tiba di malang yang jaraknya kalo dihitung2 sangat jaaaauuuuhhh dari semarang...pilihan yang cocok bagi backpacker sepertiku.
karena waktu keberangkatan kereta yang masih lama sekitar 1jam lagi aqpun cuma bisa duduk di kursi peron stasiun sambil bengong.jenuh menunggu...dan menunggu...dan akhirnya sekitar pukul 21:35 kereta datang mengagetkanku diiringi bunyi yang keras dan pengumuman dari operator stasiun...
senangnya.....



lebih senang lagi ketika kereta MATARMAJA telah berhenti dan aq masuk ke gerbongnya...awalnya aq mengira kereta bakalan ramai karena kepergianku bertepatan dengan libur nasional dan akhir pekan.tapi kondisi yang kulihat adalah sebaliknya..kereta yang biasanya ramai penuh dengan penumpang sampai kepintu gerbong  tampak lengang...hanya kulihat satu dua orang tampak berdiri...
apakah karena aq pergi pada waktu yang bertepatan dengan bulan puasa??entahlah...peduli amat.yang jelas hal ini menguntungkan bagiku..walo sama-sama tidak mendapat tempat duduk,setidaknya aq kan bisa benafas lega dan tak perlu berdesak-desakan lagi...betoooolll(hehehehe..)





tepat pukul 21:40 kereta bertolak dengan diiringi suara peluit yang keras..dan berlahan mulai menjauh dari kota semarang.aqpun duduk seadanya dilantai gerbong..berbeda dengan kepergianku yang sebelumnya ke gunung arjuno 1 tahun yang lalu...kali ini aq bisa duduk leluasa dan memejamkan mata dengan lebih nyenyak ditemani suara roda kereta yang yang menyusuri rel ditengah malam.angin sepoi malam yang membelai rambut dan wajahku menambah damainya hatiku.sesekali pedagang asongan lewat menawarkan dagangannya memaksaku sedikit beringsut kedinding gerbong sekedar memberi jalan kepadanya.sesekali kereta berhenti distasiun dikota kota besar seperti Solo,Nganjuk,Ngawi...dll...hmmmmm.....suasana yang begitu khas yang slalu membuatku kangen pada perjalanan malam di kereta api....
memasuki stasiun purwosari,SOLO;aq menyempatkan membeli nasi pecel khas Solo untuk saur nanti malam..(walopun pergi jauh puasa tetap jalan teruuusss...)nikmat sekali saur diatas kereta sambil memandang gemerlap lampu perkotaan nun jauh disana..

menjelang pagi kreta pun sampai dikediri.matahari pagi menyapa dengan hangat sinarnya...sungguh indah sekali melihat sunrise diatas kereta yg berjalan karena background yang terus berubah-ubah seperti menampilkan slide film...terkadang matahari muncul diatas persawahan..terkadang background berubah menjadi areal perkebunan..atau danau...bahkan hutan(kompliiittt ndaaa...)

dan akhirnya kereta pun sampai ditujuan akhir...kota Malang:sekitar pukul 07:00...suasana masih segar masih menaungi stasiun Malang.buru2 aq turun dari kereta sambil sekali-kali menguap dan mengosok-gosok mata.(bau JIGong nih mulut...maklum belum gosok gigi hahahaha).

menenteng tas carrier,tampak sebagian tukang ojek,beca dan calo menawarkan jasanya kepadaku begitu aq keluar dari pintu gerbang stasiun.karena tak mau repot aq pun menolak dengan halus dan berbagai alasan walopun memang ada sebagian yang bersikeras mengikutiku.mereka pun akhirnya menyerah dengan sendirinya.
mencari angkotan ke terminal ARJOSARI,aq sesekali menoleh kekanan dan kiri berharap ad salah satu kenek yang meneriakan "arjosari".memang sih..cara ini agak memakan waktu...tapi usahaku tak memerlukan waktu lama..setelah menunggu sekitar 5 menit sebuah daihatsu biru berhenti didepanq.dan seorang pria paruh baya tanpak turun menghampiriku menawarkan angkotnya yang memang menuju ke arah terminal arjosari.aqpun beranjak dari tempatq berdiri dan bergegas masuk ke angkot..(amiiiinnnn....begitu suara hatiku)




 didalam angkot aqpun bertanya kepada penumpang laen tentang angkot keTUMPANG.sekedar mencari info daripada kesasar nanti...dan alhamdulillah banyak yang memberikan jawaban,saran,dan petunjuk dimana aq harus turun...(baiknya mereka...hmmmmm...)

pukul 08.05 akupun sampai di pasar Tumpang.aq mengamati keadaan sekitar..pasar tumpang adalah pasar tradisional yang tak begitu besar.seperti biasa dipasar,tampak lalu lalang darai penduduk yang berjual beli ditengah ramainya becak,mobil dan sepeda motor yang berseliweran.sembari berjalan aq menyempatkan diri bertanya kepada penduduk lokal dimana bisa kutemui angkot ke Desa RANU PANI.

dari jawaban  mereka yang sesuai dengan info yang kucari di internet,2 cara bisa ditempuh untuk menuju keRanupani....
pertama..kita bisa menyewa jip seharga Rp 400.000.tapi kalo ingin lebih murah kita bisa joinan dengan menunggu penumpang laen yang hendak menuju kesana yang memang rata2 pendaki.semakin banyak penumpang..ongkos yang di bayar pun semakin murah(sesuai jawaban sopir jeep)
kedua..bisa menumpang truk sayur pickup yang menuju ke Ranu pani.biasanya banyak kita temukan di area belakang pasar lagi mangkal menunggu penumpang yang rata2 penduduk sekitar desa ranupani.ongkosnya pun lebih murah sekitar Rp 30.000

sesuai rencana opsi pilihankupun jatuh pada opsi no 2 setelah mengkonfirmasi dan melihat jeep yang berhenti didepan pasar tumpang berhenti begitu lama menunggu penumpang yang tak kunjung datang...(boleh di bilang mengalahkan rekor mangkalnya sebuah bis kota gitu deh...)aqpun beranjak dari tempatku menunggu dan menuju kebelakang pasar menuju ke arah yang di tunjuk oleh sebagian orang yang kutanya.melewati sebagian pedagang pasar yang tampak sibuk menawarkan dagangannya...

sesampai dibelakang pasar tampak kulihat dua truk pickup parkir tanpa ad seorangpun yang menjaga.melihat ini aq menjadi sedikit ragu dan akhirnya bertanya pada sebuah warteg sambil membeli nasi bungkus buat bekal bukaku nanti.dan memang bener tempat inilah yang kucari dan kata ibu penjual warteg mungkin sopirnya lagi kepasar..sopirpun datang akhirnya..aqpun buru2 menanyakan kepada bapak yang tampak berusia 35 tahun keatas ini mengenai arah tujuannya dan bisakah aq menumpang sampai ranupani...sibapak pun menjawab "boleh" dengan mengajukan penawaran ongkos Rp 30.000..tapi hanya sampai desa ngadas sebuah desa yang terletak dibawah ranupani.dan dari ngadas aq bisa naik ojek dengan ongkos Rp 20.000.kucoba menawar harga walo akhirnya sia2 dan akhirnya setuju dengan harga tadi setelah mendengar dari bapak sopir bahwa di jam2 segini sulit mencari lagi angkot truk sayur.
agak keberratan sih...tapi....apa boleh buat...

ada 1 kejadian yang membuatku ndongkol setengah mati setelah itu..belum berangkat si bapak sopir meminta izin dariku untuk menjemput penumpang laen yang lagi menunggu reperasi tv nya yang belum jadi..wlo aq dikejar wktu,terpaksa aq pun mengiyakan...kmudian bapak sopir tadi menghilang tak muncul2...dengan sabar dan tak sabar aq menunggu.hari telah beranjak siang.pikiranku kalut memikirkan kalo kalo aq tidak mendapatkan angkot keranupani.terpikir dibenakku untuk naik jeep tadi tapi karena merasa tak enak aqpun mengurungkan niatku sambil mengumpat sekenanya didalam hati(aduhhhh...puasa puasa cari dosa neh...weleh)



ranu pani


telah menunggu sekitar 1 jam-an sopir tadi muncul menampakan batang hidungnya.tampak dipundak bapak sopir ini bawan yang berat yang tak kutahu isinya.dibelakangnya tampak 3 orang mengikutinya.1 pria seumura si bapak,1 lagi wanita muda da yang satunya anak kecil.tampak si wanita dan pria membawa barang2 dagangan dengan buru2 menaikan beberapa pak jajanan,sekarung beras,3 drum minyak goreng...dan setelah 3 orang itu naik akhirnya truk pun berangkat sekitar pukul 09:30...horeeeeee...teriakku dalam hati...belum selesai hatiku bersorak gembira...mobil kembali merapat kekiri setelah berapa menit menyusuri trotoar..kembali aq ndongkol setelah tahu mobil ternyata menunggu penumpang laen....(huasyemmmmm...)

sekitar 3 kali mobil berhenti memasukan muatan2 yang berupa macam2 barang..mulai bertandun2 pisang sampai sekarung karbit...bisa anda bayangkan kondisi diatas mobil pickup yg kecil itu penuh dgn orang dan baran bawaan...tapi aku memaklumi ini...orang kecil seperti mereka tak kan biasa bertahan kalo tak begini ...ya inilah indonesia.

mobilpun kembali menyusuri trotoar melewati kota kmudian menanjak melewati desa dan akhirnya hutan belantara dengan kanan kiri adalah jurang yang dalam.udara yang semula panas berubah menjadi sejuk.pemandangan yang semula biasa menjadi indah.hutan2 yang masih rimbun dan perawan dibalut oleh kabut menambah pesona tersendiri.hatiku yang ndongkolpun sedikit terobati melihat ini semua.aq bersyukur pada yang kuasa telah di beri kesempatan untuk sampai kesini.
tapi kok jalannya jd kayak giniiii...



yang semula halus menjadi bebatuan..kemudian menjelma menjadi jalan yang hancuuuurrr....waduh tubuh terasa terombang ambing kanan dan kiri...bahkan drum minyak pun isinya berjumpalitan keluar menghadapi kondisi jalan yang extremmm ini...sialannnn...
sekitar 2 jam aq terombang-ambing diatas mobil ini...pukul 12:30 mobilpun sampai juga  di ngadas..kondisi jalan yang ancurrr berubah lagi menjadi halus...sungguh kontras sekali...

Desa Ngadas merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Poncokusumo yang letaknya terpencil, jauh dari pusat ibu kota Kecamatan Poncokusumo. Desa Ngadas sendiri berada di sekitar Gunung Semeru dan Gunung Bromo
Desa Ngadas adalah sebuah desa  adat suku Tengger yang berada di lereng gunung Bromo. Desa ini  masih berada di wilayah Kabupaten Malang yang  termasuk wilayah Taman Nasional Tengger Semeru.  Desa Ngadas bisa ditempuh dari sekitar 2 jam dari pusat kota Malang dengan mengendarai mobil  dan  motor, atau 5 Jam dengan menggunakan Sepeda Gunung.Perjalanan menuju desa Ngadas sungguh menyenangkan,  sepanjang jalan  kita jumpai  pemandangan indah, udara sejuk, hutan tropis di pegunungan dengan lembah jurang di kiri kanan kita.
Desa ini sangat unik dengan segala tradisi  adat istiadat khas suku Tengger yang masih lestari sampai sekarang.
Penduduk desa Ngadas  mayoritas adalah petani & berladang. Disekitar wilayah ini sepanjang jalan dan lembah kita jumpai kebun sayur seperti kubis, kentang, bawang, cabe dan wortel.
Yang paling unik adalah cara bertani suku Tengger  mereka berkebun di lereng lereng dan lembah yang curam
.sesampai di ngadas bapak sopir tadi berbaik hati mengantarkanku menemui seorang tukang ojek yang akhirnya mengantarku menuju ranu pani setelah sebelumnya aq beristirahat di rumahnya menyeruput segelas teh hangat. motorpun melaju di tengah jalan pedesaan yg berlubang sana- sini...tanya jawab pun terjadi dengan singkat antara aq dengan bapak tukang ojek...ya lumayanlah berbagi info....
sekitar 1 jam kemudian sampailah aq di ranu pani setelah melewati jalan yang sebagian besar telah rusak parah ....benar-benar rusak..huft




.ranu pani sendiri adalah nama sebuah danau vulkanik ditaman nasional BROMO,tengger,SEMERU .masuk wilayah kabupaten lumajangdan berada di kaki gunung bromo.memiliki luas 4 hektars dan berada di ketinggian 2200mdpl.di dana yang airnya dingin ini juga banyak terdapat ikannya..sekarang kondisi danau ini mulai terabaikan dan rusak akibat perubahan hutan menjadi lahan pertanian.pada awalnya danau ini tak berpenghuni ,tapi setelah ditetapkan sebagai basecamp awal pedakian gunung semeru ; orang2 sekitar mulai bermukim dan jadilah desa seperti yang sekarang.penduduk disekitar ranu pani umumnya adalah petani yang menggarap ladangnya.mereka umumnya bercocok tanam sayu2an seperti kentang,kol kubis dll..

motorpun berhenti tepat didepan loket pendaftaran.setelah membayar ongkos,aq langsung menuju loket pendaftaran..dipos pendaftaran tmpak 3 orang menjaga an melayani perijinan dari para pendaki...begitu aq mendekat seorang petugas langsung tanpa basa basi menanyakan maksud tujanku datang kesini dengan nada yang malas.dan tak perlu ditebak lagi..,aq langsung mengutarakan maksudq untuk mendaki kegunung semeru sendirian...

dan diluar perkiraanku,ternyata untuk mendaki kegunung semeru dibutuhkan syarat yang cukup rumit dan aq tak membawa persyaratan itu satupun..sial...
sebagai info syarat2nya seperti ini:
1.fotocopy ktp
2.surat keterangan dokter yang menyatakan diri kita "sehat"(menurut salah satu penjaga pos ,syarat ini baru    saja berlaku.ini disebabkan pada tahun sebelumnya pernah ada pendaki yang nekat naik gunung tanpa menginfokan pada penjaga taman bahwa dirinya memiliki penyakit jantung.ditengah perjalanan penyakitnya ini kambuh dan ujung2nya pengelola taman nasional B,T,S yang disalahkan..karena hal inilah syarat seperti ini mulai berlaku akhir2 ini)
3.surat pernyataan diri
4.pendaki minimal 2 orang
5.menyerahkan uang sebesar kira kira Rp 7.000 untuk biaya administrasi dan asuransi(harga bisa berubah)



danau ranu pani waktu pagi


antara bingung dan cemas bakalan gagal rencanaku.tidak mungkin kan aq kembali setelah jauh2 datang kesini.kucoba menanyakan pada petugas apakah ada tempat fotocopy atau dokter  yang praktek disekitar ranupani.tapi kata "tidak ada" yang keluar dar bibir penjaga pos seperti menyurutkan semangatku.(benar2 desa pelosok ya?sampai dokterpun tak ada...WELEH). akhirnya aq pun cuma bisa memohon meminta diskompenisasi pada penjaga pos agar memberikanq izin kepadaq untuk ke semeru.berbagai alasan dan rayuan ku utarakan untuk meyakinkan petugas wlo akhirnya semua sia sia.karena disamping diriku ,ternyata banyak yang pendakiannya terhambat gara2 peraturan baru ini.karena kelemahan informasi dari taman nasional,tidak banyak yang tahu peraturan baru ini.disamping itu para penjaga yang ada sekarang ternyata adalah penjaga yang masih baru dan tak memiliki wewenang untuk memutuskan apakah pendaki yang tak tahu peraturan baru ini masih diizinkan atau tidak(haaah benar2merepotkan).alhasil mereka yang tak membawa persyaratan seperti yang tercantum akhirnya disuruh menginap dan menunggu keputusan besok pagi.nasib yang sama pun akhirnya menimpa diriku.aq pun disuruh menginap dishelter yang telah disediakan dan menunggu keputusan besok pagi.aq pun disarankan bergabung dengan pendaki yang lain supaya tidak sendirian.

mulanya ada perasaan sebel,marah dan kecewa...dalam hatiku menyalahkan pada peraturan yang ketat ini karena seumur-umur mendaki kemana mana baru kali ini menemui gunung yang peraturannya ketat seperti ini selain Gede-Pangrango....aq terus berjalan menuju shelter yang dimaksud sambil terus memikirkan rencana selanjutnya bila ternyata nanti tidak diizinkan naik...terbersit sebuah ide untuk mengabaikan peraturan dan petugas pos,kemudian berangkat hari itu juga.tapi...entah kenapa niat itu akhirnya kuurungkan walopun dipenuhi sedikit dilema sambil terus menuju shelter....
...
Basecamp Pos pendakian gunung Semeru berdiri diatas lahan yang luas.dipos ini telah dilengkapi dengan shelter yang berbentuk rumah-rumahan yang telah dilengkapi dengan kamar mandi dan listrik..letak shelter ini berada didepan pos pendaftaran atas bukit.dari shalter ini ranu pani tampak terlihat jelas dan utuh.disekitar pos pendaftaran berdiri penginapan2 kecil yang tampaknya disiapan bagi siapa saja yang mau menyewanya.disekitar sini juga banyak terdapat warung 2 yang menjajakan makanan dan kebutuhan sehari-hari...




 sesampai dishelter aq menaruh tas carrierku didepan pintu kemudian berkeliling menjelejahi setiap sudut shelter yang berbentuk bangunan rumah ini. ini sih lebih cocok disebut rumah hantu daripada shelter ini melihat kondisinya..bayangkan..didalam begitu pengap.kondisi dinding yang berlubang dan lantai yang berdebu tanpa ada sedikitpun cahaya yang masuk.didalam shelter ditambah listrik yang hidup....sebutanku memang cocok kan??? tak  terdapat apapun...kosong...cuma ada sebuah dipan  yang terbuat dari papan bekas dengan bentuknya tak beraturan...yah..... apa yang mau diharapkan..fasilitas gratis gitu lho...

tak jauh didepan shelter tampak 5 orang tengah berbicara dan bercanda.dari pembicaraan mereka bisa kupastikan mereka adalah pendaki yang senasib diriku dan yang dimaksud oleh petugas tadi.awalnya malu dan sungkan  juga,tapi akhinya kuberanikan  diriku menyapa dan memperkenalkan diriku pada mereka..dan singkat kata kami pun langsung akrab dan leader mereka mengajakku bergabung kedalam kelompoknya...aq pun tak menyia-nyiakan kesempatan ini dan langsung menjadi bagian dari kelompok mereka.

rupanya teman-teman baruku ini berasal dari tim SAR SSC lumajang yang sengaja datang mewakili kelompoknya untuk mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih di puncak mahameru yang memang  menjadi agenda tahunan di gunung semeru  .pemimpin mereka  yang lebih pendek dariku dengan rambut ikal kecoklatan bernama AGIf,sudah berpengalaman naik gunung.dikelompok ini ada hendrik yang pendiam,khosim yang selalu jadi bahan ledekan,khidzir yang berbadan gemuk dan lucu, dan si melankolis FUad .kami semua langsung jadi akrab.




malampun datang setelah senja yang indah menerpa danau ranu pani.awalnya yang kupikir bakal tidur sendirian dishelter,sekarang ditemani oleh teman2 baruku.kami saling bertanya dan bertukar pengalaman...agifpun mengutarakan usulnya seandainyabesok tak mendapat izin akan tetap berangkat dan naik ke semeru.aqpun menyetujuinya ...karena rasanya rugi jauh2 dari semarang tak mencapai tujuan ..begitu pikirku.

setelah makan malam bersama digelapnya shelter yang tak berpenerangan,aq dan mereka saling bercengkerama.kondisi udara yang dinginpun terasa hangat.berulangkali khidzir yang jahil mengerjai khosim,membuat kami terbahak-bahak.didalam shelter pun cukup ramai.karena bukan hanya klompok kami saja yang ada.ada 3 orang yang berasal dari surabaya...7 orang dari malang dan berapa saat kemudian datang serombongan sepeda motor dan penunggangnya berniat hendak menginap.tapi karena kondisi shelter yang penuh merekapun akhirnya tidur diteras.(ramai juga kan???)

malampun semakin larut...dan kami pun beranjak tidur..dengan SB yang kubawa,suhu yang dingin pun sedikit terkurangi.berulangkali terdengar khidzir si lucu yang menggigil kedinginan.lucunya sesekali terdengar suara kentut dari  masing perut kami bergantian memecah kesunyian diikuti gelak suara tawa kami... (hahahaha perang kentut nih ceritanya..hahahaha  )

sekitar pukul 3 pagi aq terbangun dan langsung menyiapkan kompor gasq hendak memasak makanan untuk saur melaksanakan ibadah puasa dibulan ramadhan..beberapa temanku ikut bangun dan menyeruput segelas kopi susu yang kubuat.khidzir yang semalaman kedinginan mengeluh kepadaku tak bisa tidur..aq sndiri heran...mereka kok bisa tidur dimalam yang sedingin ini dengan hanya berselimutkan sarung tipis.padahal aq yang pakai SB aja masih kedinginan....

setelah saur,tak berapa lama kemudian adzan subuh berkumandang..dan setelah sholat subuh buru2 aq keluarberjalan-jalan menikmati susana pagi di RanuPani.suasana yang indaaahhh sekali...udara yang sejuk dan segar ditambah pemandangan danau ranu pani yang permukaan airnya diselimuti kabut tipis dikelilingi ladang penduduk yang nota bene berada dilereng2...apalagi saat sinar matahari pagi jatuh di antara kabut...warna kuning berpadu dengan birunya air dan putihnya kabut...subhanallahhh...indahhhh banget...
moment ini tak kusia-siakan...dengan kamera digital sakuku beberapa gambar indah kuabadikan

menjelang pukul 8 pagi aq kembali dan bersiap-siap menuju pos pendaftaran meminta kepastian perizinan kami..sperti yang ditentukan,klompok kami mengutus aq dan agif...berdua kami menuju pos pendaftaran yang telah ramai oleh pendaki lain yang memiliki keperluan yang sama dengan kami

agif mendahuluiku menanyakan kepastian dari keputusan.mulanya petugas senior menanyakan alasan pada kami kenapa gak bawa persyaratan dan kami berdua menjawab sekenanya.tapi melihat raut muka petugas senior yang lebih ramah dari yang kemarin ini tampaknya kami akan mendapat izinnya...

benar saja...setelah tampak berpikir lama,akhirnya kami diizinkan...mendengar hal ini bukan main girangnya hatiku!!!!...jika saja tak ada banyak orang aq pasti sudah menari nari karena saking senangnya.segera saja petugas panjaga menyodorkan formulir pendaftaran dan sejumlah surat.dan karena posisi kami yang tidak membawa fotokopi ktp...yang menjadi leader harus meninggalkan ktp asli .semula agif kusuruh jadi leader klompok kami...tapi dia malah menyodorkan aq menjadi leader dengan alasan aq lebih berpengalaman.apa boleh buat karena tanpa ini mustahil rencana mendaki ini akan berjalan mulus...aq pun setuju saja walo nantinya aq kan tahu ini adalah keputusan yang buruk...satu persatu kami berenam menandatangani dokumen perizinan secara bergantian...

selesai mengurus perizinan,kami pun langsung berbenah mengemas barang2 dan perlengkapan...kemudian langsung berangkat tanpa membuang waktu lagi setelah sebelumnya berdoa kepada yang kuasa agar diberi kelancaran di perjalanan kami.




sebagaiinformasi Gunung Semeru atau Sumeru adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya Mahameru, 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Kawah di puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloko.
Semeru mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukithutan Dipterokarp Atashutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.
menurut sejarah yang ada.. Orang pertama yang mendaki gunung Semeru adalah Clignet (1838) seorang ahli geologi berkebangsaan Belanda dari sebelah barat daya lewat Widodaren, selanjutnya Junhuhn (1945) seorang ahli botani berkebangsaan Belanda dari utara lewat gunung Ayek-ayek, gunung Inder-inder dan gunung Kepolo. Tahun 1911 Van Gogh dan Heim lewat lereng utara dan setelah 1945 umumnya pendakian dilakukan lewat lereng utara melalui Ranupane dan Ranu Kumbolo seperti sekarang ini.

Posisi gunung ini terletak di antara wilayah administrasi Kabupaten Malang dan Lumajang, dengan posisi geografis antara 8°06' LS dan 120°55' BT.


Di gunung ini masih menyimpan banyak misteri yang belum terungkap. Mulai dari Pendaki gunung yang meninggal sampai dengan orang yang hilang dan tidak diketemukan jasadnya setelah beberapa tahun lamanya.Disini pula katanya merupakan tempat bersemayamnya para dewa.mati.
Selain itu di sini juga banyak terdapat pemandangan yang indah, mulai dari danau Ranu Kumbolo, bukit yang beraneka ragam sampi letusan dari Gunung Semeru yang masih aktif ini (lebih dikenal dengan sebutan WEDUS GEMBEL).



kawah jongring saloko & wedus gembel


perjalanan dimulai dengan menyusuri jalan beraspal pedesaan.disebelah kanan tampak ladang sayuran penduduk menghampar luas memperlihatkan hijau daunnya.10 menit menyusuri jalan beraspal kmudian kami belok ke kanan menuju gapura berwarna putih dengan melewati jalan tanah yang cukup lebar.berapa menit kmudian jalan yang cukup lebar ini menyempit dan bercabang.kami pu mengambil rute kekiri mengikutu jalan yang menanjak menuju hutan karena klo lurus kebawah menuju ladang penduduk.sepanjang perjalanan orkesta alam;yaitu kicauan burung menemani perjalanan kami.udara masih bener2 segar dan sejuk.
mengikuti jalan setapak...kondisi vegetasi berubah total...yang semula ladang penduduk digantikan dengan pohon khas hutan hujan tropis yang tinggi menjulang menutupi langit.kondisi yang benar adem ayem kurasakan disini.mungkin karena masih alaminya kondisi hutan ini yang membuatku merasakan begitu..
melangkah berapa meter jalan setapak telah berganti menjadi jalan yang berpaving.tampaknya pengurus taman nasional ini sempat membangun akses jalan rute pendakian ini.jalanan pun mulai menanjak dan berliku-liku..sekitar 1 jam berjalan sampailah kami dishelter 1.sebuah bangunan berbentuk gazebo beratapkan seng dengan sejumlah tempat duduk terbuat dari kayu.disini kami memutuskan istirahat sejenak sekedar mengambil nafas.dishelter ini banyak pendaki yang sedang beristirahat.sepanjang perjalanan siusil khidzir tak henti2nya berbuat jahil kepada khosim.sementara hendrik,agif dan fuad lebih banyak diam dan sesekali ikut menimpali candaan khidzir.sedangkan aqcuma bisa tertawa mendengar candaan mereka sambil mendengarkan lagu dari mp3 yang kupasang sejak tadi.

setelah merasa pulih kamipun melanjutkan perjalanan.vegetasi berubah agak terbuka .disamping kanan adalah lereng dengan tumbuhan yang tak banyak berubah....sementara sebelah kiri adalah jurang2 yang pinggirnya tertutupi oleh alang2.jalur yang semula menanjak lebih didominasi oeh jalur landai dan jalan berpavng berlahan mulai menghilang digantikan jalan setapak.karena kabut mulai turun sepanjang perjalanan hanya terlihat pemandangan yang samar samar.di beberapa jalur tampak jalur terputus oleh longsoran tanah dan kami harus extra hati2 mengingat di kiri kami adalah jurang yang cukup curam... Tidak ada tanda penunjuk arah jalan, tetapi terdapat tanda ukuran jarak pada setiap 100m. Banyak terdapat pohon tumbang, dan ranting-ranting diatas kepala.sesekali kami berpapasan atau mendahului pendaki lain yang juga hendak ke puncak.

mendekati pos watu renjeng... jalur mulai menanjak dan mungkin karena ketinngiannya bertambah atau karena siang menjelang,kabut pun menghilang digantikan oleh panas yang cukup terik.hal ini membuatpendaki pemula seperti khidzir n khosim berulang kali mengeluh kecapaian dan menanyakan masih jauh kah dari tempat rencana ngecamp...(klo ihat wajah si khizir n khosim waktu itu jd pingin tertawa...hihihihi).aq cuma bisa memberi semangat ke mereka dan mengatakan jaraknya dah deket...hehehe bohong dikit sih tapi tak apa kan?



bersama hendrik;atas  ranu kumbolo


 Setelah berjalan sekitar 5 km menyusuri lereng bukit yang banyak ditumbuhi bunga edelweis, lalu kamipun   sampai di Watu Rejeng. Di kejauhan tampak batu terjal yang sangat indah berwarna putih berpadu dengan hijaunya tumbuhan disekitarnya. (apakah ini yang menyebabkan pos ini dinamai watu renjeng ya?)Pemandangan sangat indah ke arah lembah dan bukit-bukit, yang ditumbuhi hutan cemara dan pinus.pos Watu Renjeng sendiri merupakan tempat landai cukup untuk mendirikan 1 tenda.di pos ini berdiri bangunan permanen terbuat dari beton.

setelah beristirahat sejenak dan bercanda ala kadarnya kamipun melanjutkan perjalanan karena untuk menuju pos berikutnya Ranu Kumbolo kami harus berjalan lagi sekitar 4,5km...melewati jalan yang menanjak dengan sudut kemiringan 20-30 derajat...berulang kali khidzir dan khosim berhenti mengambil nafas tertinggal oleh agif dan fuad yang sudah ada didepan.aq dan hendrik yang ada dibelakangnya cuma bisa mengikuti dan mengawal mereka , tak berani meninggalakan mereka takut terjadi apa2 pada mereka berdua.berulang kali aq harus menelan ludah melihat mereka minum air dengan enaknya.(ingat.. aq kan puasa).dan sikhidzir tak henti2nya mngodaku dengan air minumnya...(kamprettt nih anak...).tapi sebagai seorang muslim yang baik aq tetap berpegang teguh pada pendirianku untuk tetap puasa..



niatnya foto dengan latar belkang ranukumbolo eee malah kena kabut


berjalan lagi dengan susah payah ,jalanan mulai menurun...2 anak tadi yang semula ogah2an berjalan mendadak tancap gas kegirangan mendapati bonus ini .sebentar saja aq dan hendrik tertinggal agak jauh(dasar kutu kuprettt...).dan sudah menjadi kebiasan bagi diriku untuk berjalan santai dalam mendaki gunung...jadi aq pun membiarkan mereka meningalkanku dibelakang....sihendrik yang tampaknya tak tega meninggalkanku..berulang kali menjaga jaraknya agar tak terlalu jauh dariku....

dibawah kejauhan tampak samar2 pantulan  air yang biru dari ranu kumbolo terlihat diantara kabut putih...sejenak kemudian kabutpun menghilang dan tampaklah pemandangan luar biasa dari luasnya danau ranu kumbola.indah sekali...tak terlalu jauh dariku tampak sikhosim dan khidzir memanggil kami.setelah bertemu dengan mereka berdua aq pun mengeluarkan kameraku hendak mengabadiakan moment ini.tapi belum sempat membidik mendadak kabut muncul lagi dan menutupi pemandangan di bawah.dengan sedikit ndongkol akhirnya aq pun foto2 dengan latar belakang kabut yang putih...(hiiiihhhh ....gemezzzz).turun mendekati danau,dishelter telah menunggu agif dan fuad sedang duduk beristirahat.setelah kami berenam lengkap kamipun turun mendekati danau ranu kumbolo.dan sekitar 2.5 jam kemudian dari pos watu renjeng aq dan teman2ku tiba juga diranukumbolo.





 Ranu Kumbolo adalah sebuah danau gunung di Kabupaten LumajangJawa Timur. Letaknya di Pegunungan Tengger, di kaki Gunung Semeru.Di Ranu Kumbolo dapat didirikan tenda. Juga terdapat pondok pendaki (shelter). Terdapat danau dengan air yang bersih dan memiliki pemandangan indah terutama di pagi hari dapat menyaksikan matahari terbit disela-sela bukit.danau yang berair jernih dan dingin ini Banyak terdapat ikannya,penduduk sekitar sering datang kemari untuk memancing ikan yang memang rata2 berukuran besar. kadang burung belibisliar tampak sedang bermain disini. Ranu Kumbolo berada pada ketinggian 2.400 m dengan luas 14 ha. Tempat ini adalah salah satu titik berangkat untuk mendaki Gunung Semeru.banyak pendaki yang sering bermalam disini sebelum melanjutkan pendakian kepuncak.



termenung di pinggir telaga 


ditepian danau ini kami pun sengaja beristirahat cukup lama sesuai yang telah direncanakan sebelumnya.jam telah menunjukan pukul 14:00.aqpun lekas berwudhu dengan air danau yang bening ini,hendak menjalankan ibadah sholat dhuhur sementara anak2 yang lain tampak sibuk memasak nasi dan mie rebus hendak makan siang.selesai sholat aq pun mulai beraksi dengan kamera digitalq.tak ketinggalan anak2 yang laen ikut mejeng didepan kamera...rasanya senang sekali bisa datang kesini.

sekitar 1jam kemudian kamipun mulai berjalan lagi melanjutkan perjalanan yang masih setengahnya ini.berjalan memutari danau beberapa menit kemudian kami sampai disisi sebelah selatan danau yang ramai dengan tenda2 para pendaki seperti jamur yang muncul dari tanah..dikejuhan tampak bberapa orang sibuk memancing..sedang yang lain bercenkerama dengan temannya




narsis bareng bule


kamipun lewat dengan pedenya..didepan telah menanti TANJAKAN CINTA...menurut mitos dari para pandaki yang aku dengar..,barang siapa yang berhasil melewati tanjakan ini tanpa menoleh,cinta yang diharapkan akan terkabul...terpikir itu sambil melihat tanjakan yang curam dengan sudut kemiringan skitar 60 derajat rasanya  gak mungkin deh bila kita tidak menoleh kebelakang. terlebih dengan pemandangan yang indah ini..

melangkahkan kaki menapaki tanjakan ini,baru setengah perjalanan dengkulpun serasa mau coplok.rupanya staminaku mulai berkurang akibat perut yang kosong karena puasa..teman2 pun sudah terlihat jauh di atas..sebisanya aq mengejar mereka dengan nafas ngos2an dan lebih banyak berhenti untuk mengambil nafas..puncak tanjakan serasa begitu jauh banget..tas pun serasa menjadi tambah berat setelah botol2 aqua yang semula kosong terisi oleh air dari ranu kumbolo.dan setelah mati2an berusaha akhirnya akupun sampai di puncak tanjakan .perasaan lega terpancar diwajahku...dipuncak tanjakan telah menunggu teman2ku...dan coba tebak???mataku kembali dimanjakan oleh pemandangan indah dari ORO ORO OMBO.





ORO ORO OMBO adalah tempat yang sangat fantastis...berupa padang rumput yang sangat luas yang memiliki suasana khas mirip di film2 koboi....padang rumput ini di kelilingi oleh perbukitan yang lerengnya ditumbuhi oleh pohon pinus seperti di kanada ,amerika...
setelah aq sampai kamipun langsung menuruni jalan setapak mendekat padang rumput dibawah.matahari yang mulai beranjak ke arah barat dengan sinar sorenya yang khas menambah suasana damai ketika melewati oro oro ombo...indah buanget!!!



sabana yang indah 


sekitar setengah jam melewati oro oro ombo,wilayah padang rumput inipun berakhir disebuah hutan cemara yang kerapatanya agak jarang.wilayah inilah yang oleh pendaki disebut sebagai CEMORO KANDANG,terdapat pohon2 yang tumbang tampak hitam bekas terbakar...disela2 pohon cemara tumbuh pohon perdu mengisi kekosongan antara pohon...jalur yang semula datar menanjak lagi.berulang kali aq berhenti karena rasa lelah sudah menggelayut..ditambah stamina ku yang mulai terkuras habis.hal ini mmbuatku sering tertinggal jauh dibelakang oleh teman2 dan kadang mereka sengaja berhenti menunggu diriku...wlo begitu sebisa mungkin aq mencoba mengurangi frekuensi waktu berhentiku.aq terus mncoba berjalan mengabaikan kakiku  dan pundakku yang rasanya pegal banget.rasanya seperti mau mati deh ....




setelah melewati 3 punggungan bukit dengan setengah memaksa,jalanan kembali menurun menandakan kami telah dekat dengan KALIMATI dengan semangat kami terus memacu langkah kami menuruni bukit mengejar waktu karena hari telah mulai sore.menjelang maghrib kami akhirnya sampai juga di pos kalimati.
Pos Kalimati berada pada ketinggian 2.700 m, disini dapat mendirikan tenda untuk beristirahat. Pos ini berupa padang rumput luas di tepi hutan cemara, sehingga banyak tersedia ranting untuk membuat api unggun.

Terdapat mata air Sumber Mani, ke arah barat (kanan) menelusuri pinggiran hutan Kalimati dengan menempuh jarak 1 jam pulang pergi. Di Kalimati dan di Arcopodo banyak terdapat tikus gunung.di pos ini puncak mahameru terlihat dengan jelas berdiri dengan gagahnya... dikejauhan tampak tenda2 pendaki yang telah berdiri.dipos ini juga terdapat shelter yang berbentuk rumah walopun disana-sini telah sedikit rusak.





hari telah beranjak gelap...tidak lupa aq meminum air untuk sekedar berbuka puasa setelah dirasakan tiba waktu adzan maghrib.dan seperti rencana semula kamipun mencari tempat bermalam.pada awalnya kami berencana mendirikan tenda dekat dengan shelter dan para pendaki lain...tapi setelah mendengarkan penuturan agif yang mengatakan kadang jalanan menuju kepuncak di jaga oleh penjaga taman nasional melarang dan menghalangi setiap pendaki yang hendak menuju puncak ;kamipun sepakat mendirikan tenda dibawah arcopodo menghindari pemeriksaan ini.

 berjalan sedikit melewati kalimati dengan kondisi yang mulai gelap,kamipun akhirnya tiba ditempat yang dimaksud oleh agif...sebentar kemudian kami berenam telah sibuk masing2 membongkar tas dan mendirikan tenda.tak berapa lama 2 tenda telah berdiri..kemudian tanpa diperintah khosim,khidzir dan fuad mengumpulkan kayu kering disekitar tenda dan tidak berapa lama kemudian api unggunpun menyala..udara yang semula menjelang dingin menjadi sedikit hangat.

tenda yang telah berdiri membuat sedikit lega.pasalnya udara luar yang cukup dingin...sangat dingin malahan,mampu membekukan tubuh manusaia dalam sekejap.ancaman terkena hypothermia sudah pasti terjadi bila tetap diluar.terlebih dikalimati atau arcopodo terkenal dengan suhunya yang dingin medekati titik beku sehingga kadang embun es pun bisa terlihat disini.





merasa lapar kawan2ku memasak bekal makanan yang mereka bawa.sementara aq sibuk dengan komporku memasak mie goreng mengisi perutku yang kosong sejak tadi.setelah makan aku bergabung dengan kawan2ku.kami pun membahas rencana esok nanti.disini kamipu bersilang keinginan;karena aq akan langsung kepuncak mahameru besok,sementara agif berancana menginap 1 hari lagi diarcopodo dan mendaki ke puncak pada tanggal 17 agustus mengikuti upacara pengibaran sang saka merah putih.sebenarnya ingin ikut sih...tapi aq tak bsa ; karena waktu liburku tinggal 3 hari lagi dan besok aq harus turun gunung kembali ke semarang...akhirnya aq tetap pada pendirianku dan teman2ku tetap pada pendiriannya...disini kamipun terpaksa berpisah dan malam ini adalah malam terakhir aq bersama mereka....

sebentar kemudian agif dan fuad tak terlihat batang hidungnya setelah kenyang memakan nasi dan mie yang mereka masak.sementara aq pun yang telah selesai  sholat maghrib dijamak isya didalam tendaku kembali bergabung dengan khidzir,khosim dan hendrik yang sejak tadi berdiang di depan api unggun...kami berempat ngobrol ngalor-ngidul sambil meneguk hangatnya kopi dan memakan cemilan...dan malam pun semakin larut membawa angin dan kabut dingin yang memaksa kami masuk kedalam tenda.khidzir dan khosim tidur 1 tenda dengan aq sementara hendrik bersama dengan fuad dan agif.sebentar kmudian kami terlelap dalam mimpi masing-masing.

hawa dingin membangunkanku.setengah mengantuk kulirik jam di hp..jam 2..
sesuai rencana aqpun langsung memasak untuk mempersiapkan energi untuk kepuncak.terpaksa ku tak puasa .karena setelah kupikirkan jalur yang nanti kulewati adalah jalur yang total ekstrim.aq tak mau kehiangan konsentrasi nanti karena lapar...perlu diketahui melewati jalur nanti taruhannya adalah nyawa.maka tidak boleh ada kesalahan disini.bahkan aqpun terpaksa meninggalkan tenda dan perlengkapanku dibawah..



bawah arcopodo 


khidzur yang sejak tadi tertidur kedinginan..terbangun olehku...diapun menemani ku mempersiapkan segalanya..belum puas aq meminta tolong..aqpun meminta tolong kembali kepadanya agar menjaga tendakudan bila saat mereka akan berangkat aq belum kembali...mereka bisa meninggalkannya dibawah....

menjelang pukul 3 pagi aq pun berangkat meninggalkan kawan2ku yang tengah tertidur...dengan senter ditangan  dan sebuah tas kecil di punggung berisi bekal makanan , sendirian aq mulai menyusuri jalan ditengah dinginnya udara pagi.walo tak terasa dingin sih saat jalan...jalur awalnya landai2 saja melewati tingginya pohon cemara.sesekali terdengar suara angin yang terdengar menakutkan saat berhembus diantara dahan2nya.mirip lolongan suara hantu...kemudian tak berapa lama jalur berubah seikit menanjak...dari sorot lampu senterku bisa kulihat jalur yang berdebu dengan sesekali terlihat akar2 pohon yang menyembul dari tanah.




tidak berapa lama kemudian akhirnya kusampai juga di arcopodo.sebuah tempat yang cukup lapang untuk mendirikan beberapa tenda.melihat dari kondisi tanahnya yang berpasir bisa dipastikan tempat  ini tidaklah stabil.disekeliling tampak pohon2 cemara gunung tumbuh dengan tak terlalu rapat...Arcopodo berjarak 1 jam dari Kalimati melewati hutan cemara yang sangat curam, dengan tanah yang mudah longsor dan berdebu. Dapat juga kita berkemah di Arcopodo, tetapi kondisi tanahnya kurang stabil dan sering longsor. Sebaiknya menggunakan kacamata dan penutup hidung karena banyak abu beterbangan. Arcopodo berada pada ketinggian 2.900m, Arcopodo adalah wilayah vegetasi terakhir di Gunung Semeru,perlu berhati2 saat berjalan di arcopodo ini..apalagi dimalam hari..karena disepanjang jalur tampak longsor dan di kiri kanan jurang yang kedalamannya bervareasi sudah menunggu..terkadang pula dijalur yang longsor ini dipasangi  rapia berwarna cerah..kemungkinan usaha para pendaki lain untuk memperingatkan agar jangan lewat jalan ini..setelah berjalan beberapa menit,dikejauhan terdengar adzan subuh mebahana..buru2 aq berhenti,mengambil debu untuk tayamum dan sholat sebisanya...slesai sholat aq langsung melanjutkan perjalanan...berjalan sedikit melewati jalur yang longsor disana-sini,aq sempat terkejut dengan pemandangan diatas sebuah batu...percaya tak percaya dari tempatku berdiri dari batu yang berjarak sekitar 3-4 meteran;terlihat sosok manusia janggal bertanduk berpakaian aneh tengah duduk...pikirku mungkinkah ini jin atau setan...ketika kukedipkan mataku sosok itu menghilang dengan cepatnya...aqpun sedikit tertegun...lalu dengan cuek dan santainya aqpun melangkah maju melewati batu sambil mengucapkan salam..kupikir hal yang biasa bertemu dengan yang seperti itu bagi orang2 sepertiku yang suka berjalan dimalam hari ditengah gunung...yang pnting niatku kesini kan tidak jahat...betuuulll...

jalur di arcopodo akkhirnya berakhir disebuah jalan setapak menanjak  yang setengah terputus tapi masih bisa dilewati.sebuah jalan selebar 1 meteran sepanjang 1,5 meteran diapit jurang dalam...butuh pertimbangan untuk melewati jalan ini karena terpeleset sedikit nyawa taruhannya...diujung jalan tanjakan curam sudah menunggu dan dikejauhan tampak sinar senter dari pendaki2 lain yang mendaki  kepuncak sebelum aq...kupikir...kalo mereka bisa kenapa aq tidak...lalu tanpa pikir 2 kali jalur itupun kulewati dan mulai merayap ketanjakan curam berpasir dengan sedikit kaget waktu menapaki tanahnya...






yang kupikir tanahnya sedikit padat walo berpasir...nyatanya kakiku langsung amblas sampai 30 cm kedalam tanah...ditambah sewaktu kakiku hendak menapak naik tuk menambah ketinggian..tampa disangka tubuhku langsung terseret kebawah bersama pasir yang longsor karena tak kuat menahan berat badanku.ini tidaklah mengherankan mengingat kemiringan tempat terakhir sebelum puncak ini mecapai 70 derajat.dengan sudut kemiringan seperti ini pasirpun akan longsor ketika mendapatkan sedikit beban diatasnya...dan dengan diapit oleh jurang yang dalam di kanan kirinya tempat ini sangat terkenal dengan tingkat bahayanya diantara kalangan pendaki disemeru karena telah banyak memakan korban.TANJAKAN 87...itulah nama tempat ini...menurut info yang kuterima dari salah satu tim sar semeru yang kutemui di base camp mengatakan;konon sekitar beberapa tahun yang lalu,pernah ada pasangan pendaki yang jatuh kedalam jurang.yang pria diketemukan didasar jurang dengan kepala yang hancur.sementara yang wanita diketemukan berapa minggu kemudian diantara aliran sungai dibawah gunung dengan tubuh yang mulai membusuk.tak ada luka serius apapun diketemukan ditubuhnya.cuma tulang kaki yang patah...dugaan tim SAR kemungkinan wanita iniberhasil selamat ketika jatuh...tapi karena kondisi kaki yang patah dia tak dapat kemana-mana dan akhirnya mati kelaparan setelah tak diketemukan.lalu tubuhnya terseret air yang mengalir dari puncak menuju dasar jurang sewaktu hujan dan akhirnya di ketemukan oleh orang.sungguh tragis sekali....






mengingat cerita itupun aq lalu meningkatkan kewaspadaan...dan inilah sebabnya aq tak beani melewati tempat in dalam keadaan perut kosong...mrayap naik sedikit didepanku tampak 3 orang pendaki yang tampak kelelahan...hal yang wajar mengingat kondisi jalur yang extrem seperti ini..bertukar sapa sebentar aqpun melangkah naik melewati mereka...entah kenapa setelah memijak jalur pasir  ini beberapa lama aq pun menjadi terbiasa dengannya..mungkin karena cara berjalan yang dijalur ini yang kutemukan setelah berexsperimen beberapa kali dengan cara melangkahku membuat berjalan dijalur ini mnjadi sedikit lebih ringan dan mudah...mudah saja...yng perlu dilakuka adalah menjaga keseimbangan dengan memusatkan berat badan kedepan...selanjutnya pijaka kaki dalam2 kepasir hingga pasir terkumpul banyak dibawah kaki...barulah kaki yang lain biasa dilangkahkan naik untuk terus maju....dengan cara ini tak berapa lama 1/2 darijalur ini bisa kulewati sementara langit diufuk telah tampak kemerahan..dibawahku banyak sekali terlihat pendaki lain yang kesulitan  untuk naik...dan aq yang telah melihat ufuk yang kemerahan mencoba untuk menambah kecepatan jalanku agar bia melihat sunrise dipuncak.tapi semakin tergesa-gesa tubuhkupun terasa semakin lelah

merasa pasarah dalam keterbatasanku sebagai manusia;aqpun akhirnya berjalan dengan kecepatan seperti tadi....smbil menunggu sunrise muncul kembali kupersiapkan kamera digitalku untuk merekam moment ini..menjelang 2/3 dari tanjakan 87,sunrise muncul diufuk timur disebelah pegunungan argopuro dengan menampakan semburat sinarnya yang kuning...cantik sekali...seolah harapan baru telah muncul didunia...udara yang semula dingin menjadi sdikit hangat...bak anak kecil yang riang,aqpun berfoto2 sendirian dengan mengunakan modus timer...senang sekali rasanya..






puas rasanya..dan dirasa cukup berfoto kembali ku lanjutkan perjalanan diantara hangatnya sinar mentari yang telah merekah...
sekitar pukul 7 pagi...dengan nafas sdikit terengah akhirnya aqpun sampai puncak mahameru...diantara bahagia , haru , senang dan pokoknya tak biasa diungkapkan oleh kata2....meskipun puncak mahameru ternyata tak sindah yang kubayangkan...tapi sangatlah suliiit untuk kesini..begitulah yang kurasakan...






 Di puncak Gunung Semeru (Puncak Mahameru) pendaki disarankan untuk tidak menuju kawah Jonggring Saloko, juga dilarang mendaki dari sisi sebelah selatan, karena adanya gas beracun dan aliran lahar..di puncak sendiri sekitar 12 orang tengah terlihat duduk istirahat...tanpa mempedulikan mereka aq pun mulai berkeliling mengamati pemandangan sekitar di puncak tertinggi sejawa ini.diufuk timur tampak gunung argopuro berdiri menjulang diatas awan,disebelah selatan tampak kawah jonggring saloko sesekali mengepulkan asap wedus gembel.Letusan berupa asap putih, kelabu sampai hitam dengan tinggi letusan 300-800 meter. Material yang keluar pada setiap letusan berupa abupasirkerikil, bahkan batu-batu panas menyala yang sangat berbahaya apabila pendaki terlalu dekat.Pada tahun 1913 dan 1946 Kawah Jonggring Saloka memiliki kubah dengan ketinggian 3.744,8 M hingga akhir November 1973. Disebelah selatan, kubah ini mendobrak tepi kawah menyebabkan aliran lava mengarah ke sisi selatan meliputi daerah Pronojiwo dan Candipuro di Lumajang.sementara disebelah utara tampak gugusan pegunungan arjuno-welirang dan butak- -kawi....ditimur laut tampak gugusan gunung bromo yang sesekali mengepulkan asap..










puncak mahameru sendiri berada pada ketinggian 3676 mdpl.berupa tanah lapang yang luas dengan bebatuan yang bervareasi tersebar disekitar puncaknya...Suhu dipuncak Mahameru berkisar 4 - 10 derajat Celsius, pada puncak musim kemarau minus 0 derajat Celsius, dan dijumpai kristal-kristal es. Cuaca sering berkabut terutama pada siang, sore dan malam hari. Angin bertiup kencang, pada bulan Desember - Januari sering ada badai








diriku benar-benar seperti orang lupa...hahahaha....btapa tidak ; berkali-kali aq mondar-mandir mencari sudut yang bagus demi foto yang bagus...saking semangatnya kamera digitalq jatuh karena tripot yang kupasang kurang kuat(hadeh hadeh..dilema neh).walo waktu itu kulihat masih normal , setelah beberapa bulan akhirnya kamera ini mati...suatu penyesalan terbesar bagiku...T-T








puas berfoto-foto , bersama pendaki laen aq sempatkan mengobrol dengan pendaki lainnya sambil memakan cemilan yang kubawa.mereka sebagian besar berasal dari jakarta,sebagian ada yang berasal dari surabaya,lumajang dan daerah sekitar sini..menjelang setengah 9 , aq mulai turun meninggalkan puncak mahameru sambil mengucapakan perpisahan dalam hati...rasanya ingin tinggal lebih lama, tapi itu tidak mungkin mengingat semakin siang angin dari arah kawah cenderung bertiup kearah puncak membawa gas beracun yang bisa merenggut nyawa dalam hitungan detik.
dari atas kulihat beberapa pendaki menuruni tanjakan 87 dengan hati-hati dan pelan-pelan...perlu teknik khusus untuk berjalan dijalan seperti ini..dan untungnya pengalaman ku di gunung guntur yang jalurnya seperti ini membantuku menuruni jalur ini dengan mudahnya...mudah saja tekhniknya, untuk menuruni jalur ini..badan harus berdiri tapi dicondongkan kebelakang...lalu biarkan salah satu kaki merosot mengikuti pasir yang turun.tak perlu takut , karena ketebalan pasir disini tubuh akan berhenti sendirinya..bila tubuh sudah berhenti,ulangi cara yang sama untuk kaki yang laen..melangkahlah seperti orang yang menggenjot pedal sepeda maka tekhnik ini akan menjadi lebih sempurna..yang perlu diingat waspadalah akan ketebalan pasir  dan batu padat yang mungkin menjadi sandungan bagi kaki bila menggunakan tekhnik ini.tapi cara ini ampuh buatku terbukti beberapa pendaki kudahului dan aq menjadi orang pertama yang sampai dibawah.bukannya sombong, tapi aq memang turun dengan agak tergesa-gesa.soalnya teriknya matahari benar2 terasa membakar di jalur ini.. 




panasnya....


menjelang pukul 09:00 aq sampai juga ditempatku ngecamp...camp telah sepi...hanya tersisa tendaku saja...agif dan kawan rupanya telah bergerak...aq sempat bertemu mereka tadi di arcopodo..masih kuingat wajah  khidzir yang tampak lucu lagi kelelahan dan mengaku keleparan padaku...khosim yang malah godain khidzir,hendrik yang tampak tenang seperti biasanya,fuad yang selalu bersemangat,dan agif yang tampak dewasa dibandingkan yang lainnya..selamat jalan ya kawan-kawan...walo singkat pertemuan dengan kalian begitu bekesan....terimakasih atas bantuan kalian...
entah karena kelelahan atau apa,niat awalku yang ingin memasak setelah sampai tenda; malah menjadi ketiduran..mungkin karena hawa yang sejuk atau karena kurang tidur.atau mungkin sepinya tenda ..aq gak tau..pokok-e enak aj .....hehehehe



masak yukkkk....


aq terbangun dengan sedikit kaget,mimpiku yang semula kayak sudah ada dirumah menjadi buyar.aq teringat kembali kalo aq masih di semeru..kulirik jam yang elah menunjuk pukul 10:15..buru2 ku keluarkan alat masakku  dan memasak mie instan yang sebentar saja sudah tersaji...setelah selesai makan buru2 barang dan alat kupacking semua ke dalam carrier.dan menjelang pukul 11:00, aq mulai meninggalkan tempatq bemalam...
ari itu juga kalo bisa aq harus sampai di basecamp...memang agak memaksa sih...tapi pikirku bila aq sampai dibase camp hari ini juga,besok aq sudah sampai di semarang dan masih memiliki libur 1 hari untuk istirahat...disepanjang perjalanan kusempatkan berfoto untuk mengabadikan setiap moment ini...disepanjang perjalanan aq betemu juga dengan banyak pendaki yang mau menuju ke puncak...mulai dari yang lokal sampai yang mancanegara yang lengkap dengan poreternya...kayaknya bakalan ramai neh acara 17-an diatas..sayang sekali..kalo saja aq masih punya waktu 1 hari lagi....aq pasti ikut...








menjelang pukul 14:00,sampai juga di ranu kumbolo....berhenti sebentar untuk sholat dan istirahat...perjalanan ku lanjutkan setelah mengobrol dengan beberapa pemancing lokal..kabut sudah mulai turun...suasana berubah menjadi dingin.angin dingin menerpa.anganku yang mengatakan hujan akan turun menjadi kenyataan...belum sampai watu renjeng,gerimis turun menemani perjalananku...jauh didepanku tampak 2 orang pendaki yang juga buru2 memakai mantel hujannya seperti yang kulakukan saat ini...setelah itu aq kembali melanjutkan perjalanan  ditengah gerimis yang lebat...
menjelang pukul 16:00 aq mulai memasuki kawasan hutan lebat...2 orang pendaki tadi yang ternyata berasal dari jember gantian ada dibelakangku..mereka tampak mengikutiku dibelakang...gerimis yang semula berhenti sebentar ,mulai turun membawa tanah yang terasa makin lembab...danentah kenapa , 2 orang pendaki asal lumajang yang tadi dibelakangku mendadak menghilang...sempat kutengok-tengok tapi tak kelihatan juga...apa mereka tertinggal...atau jangan2 mereka bukan manusia melainkan makhluk halus yang sengaja menemaniku karena memang suasana yang mulai menjelang sore ditambah gerimis yang tak kunjung berhenti menambah kesan seram dihutan ini...1000 pertanyaan mengelayut dalam pikiranku...dan karena tak menemukan jawabannya aq pun cuek saja dan terus melnajutkan perjalanan sendirian ditengah gerimis....





misteri belum berhenti disitu saja,menjelang maghrib...hari mulai petang...senter sudah siap ditanganku..susana tambah mencekam dengan gelapnya hutan dan dinginnya malam....gerimis sudah agak berkurang intensitasnya...perjalananku sudah sampai dibawah watu renjeng....dan entah kenapa jalan begitu terasa panjang dan tak ada habisnya...seolah2 tak ada akhirnya...rasanya cape buanget...berulangkali aq seolah melihat bayangan orang disana-sini..walopun waktu kutengok kembali tak ada satu orangpun disana...sendiri aq menapak jalan tanah yang basah akibat hujan...mantelmemang sengaja tak kucopot untuk jaga2 kalo2 hujan turun lagi...
aneh sungguh aneh....jalanan didepanku seolah menjadi lebar....dan ketika kulangkahkan kaki menapaki jalan ini,dkiri-kananku telah berdiri bangunan2 tinggi seperti rumah lengkap dengan aktivitas orangnya melakukan pekerjaan  rumahnya.tapi anehnya bangunan dan orang2 ini kok berwarna hitam gelap mirip sketsa foto gitu.orang2 ini tampak menatapku ketika aq lewat didepan mereka...dan bulu kudukku seketika berdiri...lalu aq sadari bahwa aq tadi sedang berada ditengah hutan...sambil menoleh lagi tiba2 pemandangan tadi berubah kembali menjadi hutan belantara...setengah melongo baru kusadari aq baru memasuku perkampungan para jin yang memang banyak kudengar mitosnya.
sadar akan hal ini aq terus mengucapkan salam sambil berlalu meninggalkan tempat ini...baru berjalan sekitar 1 jam keanehan terjadi lagi...dari kejauhan terdengar suara lagu orkesta jawa begitu jelas..buru2 aq melangkahkan kakiku karena mengira telah dekat dengan pemukiman ...tapi aneh sungguh aneh...semakin ku berjalan tidak kutemui satupun pemukiman penduduk dan seingatku memang tak kulewati satupun rumah peduduk waktu naik kemarin...yang ad hanya hutan belantara....sadar akan gangguan gaib ini buru2 aq berhenti untuk menenangkan pikiranku dan berdoa kepada yang kuasa...setelah agak tenang dan bisa berpikir rasional baru perjalanan kulanjutkan walo suasana masih terasa horor disana-sini...





walopun jalan yang kutempuh terasa panjang dan tak ada habis2 nya , akhirnya aku sampai juga di base camp sekitar pukul 19:00...betapa senangnya aq bisa lepas dari perasaan "diikuti" setelah 4 jam melewati jalur menakutkan tersebut akhirnya kembali keperadabpan.walo ini bukan pertama kalinya aq merasakan di 'ganggu" di gunung. 
begitu sampai diranu pani tempat pertama yang kukunjungi adalah warung makan yang memang banyak terdapat disini.pilihanku jatuh kepada penjual soto ayam yang tampaknya enak sekali dimakan setelah 5 jam kedinginan.lagipula sudah 2 hari ini rasanya tak menyantap nasi.setelah memesan satu porsi soto lengkap dengan teh panas aq duduk sambil mengingat-ingat kejadian-kejadian aneh tadi.dan tak berapa lama kemudian aq sudah terlibat perbincangan seru dengan bapak penjual soto dan beberapa pendaki yang lagimakan disini.niatku untuk mencari info tentang angkutan balik menuju tumpang terjawab sudah.
menurut bapak penjual soto dari ranupani untuk menuju ketumpang bisa naik jeep yang harganya mahal atau naik truk sayur lagi yang biasanya mangkal di depan SD ranu pani.tapi sayangnya pada jam2 segini truk sayur tersebut sudah tak beroperasi lagi.baru pukul 06:00 pagi truk ini mulai ada....kalo tak ad truk sayur disini terpaksa harus berjalan selama 1 jam menuju desa ngadas....




berpacu dengan waktu 


mendapat info ini ,aq langsung beranjak menuju pos pendaftaran untuk melapor bahwa aq telah turun...semula semua kelihatan lancar2 saja dan petugas penjaga tampak melayani dengan ramah.tapi setelah petugas memeriksa dan mengetahui bahwa aq sedianya turun sendiri tanpa anggota kelompok yang lain,ditambah aq adalah ketua regu yang semestinya tidak meninggalkan anak buahnya ditengah gunung, petugas marah dan menyalahkanku sehabis-habisnya. terjadi perdebatan yang keras antara aq dan petugas itu.alhasil aq tak diizinkan turun meninggalkan ranupani  sebelum anggota kelompok ku yaitu agif dan kawan2 sampai dibasecamp kembali....ini adalah pelajaran yang penting juga bagiku bahwa menjadi ketua regu itu tidak gampang.

merasa bersalah dan sedikit ndongkol aq pun berlalu pergi meninggalkan pos pendaftaran menuju shelter untuk bermalam.sambil berjalan aq memikirkan berbagai cara untuk meninggalkan ranupani tanpa diketahui oleh petugas.aq tahu aq salah ; tapi aq tak punya pilihan lain lagi dan harus sampai stasiun malang esok nanti.
sampai dishelter rupanya aq tak sendiri.sejumlah pendaki yang tampaknya kemalaman tampak bersiap menginap disini.berkenalan dengan mereka dan mengobrol sedikit...aq pun lansung memasang SB hendak tidur.sudah kuputuskan untuk pergi melewati pos pendaftaran dini hari nanti dimana para penjaga pos sedang asik2nya tidur.dan untuk itulah aq harus bangun pagi2 sekali





puncak mahameru dari kalimati 


waktupun terasa begitu cepat....aq terbangun sekitar  pukul 3 pagi dan langsung menyiapkan alat memasak untuk merebus mie instan buat saur seraya menunggu waktu sholat shubuh...dan setelah saur dan sholat shubuh aq buru2 meninggalkan shelter setelah sebelumnya berpamitan dengan teman2q sesama pendaki ...
hari masih gelap...seperti pencuri aq berjalan mengendap-endap..dikejauhan kulihat tampak 1 orang penjaga masih terjaga di pos pendaftaran...awalnya ku ragu tuk lewat,tapi karena didesak oleh kebutuhan,akhirnya aq lewat dengan pedenya...dan diluar perkiraan penjaga itu hanya diam saja membiarkanku lewat...setelah kuteliti rupanya bukan penjaga yang kutemui kemarin....

huaahhh....rasanya bebas sekali setelah melewati pos pendaftaran...aq langsung tancap memacu langkahku menuju desa ngadas untuk mencari angkot disana...perjalanan dimulai dengan jalur yang menanjak menaiki bukit.setelah sampai di puncak bukit jalanan sedikit menurun kmudian menanjak kembali...aq teru memacu langkahku kuwatir ditemukan penjaga taman karena ketahuan pergi tanpa izin.saking kuwatirnya tiap kali kudengar suara sepeda motor ;buru2 aq bersembunyi disemak-semak takut kalo2 yang lewat adalah penjaga taman nasional yang kemarin.setelah sampai di puncak bukit baru aq merasa tenang dan bisa sedikit bernafas lega diantara nafasku yang ngos2an...langit telah mulai terang...berjalan sebentar,mataku dikejutkan oleh pemandangan sunrise yang muncul diantara kaldeira segorowedi gunung bromo...LUAR BIASA...mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan pemandangan didepan mataku saat itu...indahhhh sekali..lautan awan seolah mengajak kita untuk menginjaknya...dipadu peraknya sinar matahari yang keluar dari puncak bukit...andaikan sobat bisa melihatnya pasti bakalan takjub...tak ketinggalan kamera digitalq mengabadikan setiap moment ini..

.



keren kan silver sunrise ini


aq pun kembali menyusuri jalanan aspal yang telah rusak sana-sini..berulangkali ku bertemu dengan pnduduk lokal yang hendak menuju kebun mereka....sekitar 1 jam kemudian dari ranupani , akhirnya kusampai di desa ngadas...dengan penuh rasa tanggap; aq langsung bertanya pada penduduk lokal dimana biasanya truk sayur yang menuju tumpang mangkal..pada pertanyaanku yang pertama jawaban yang kudapat kurang memuasan.kembali aq berjalan .......sekitar 10 menit kemudian aq bertanya kembali kepada seorang bapak yang lagi mengendong anaknya.alih-alih bertanya...eee  malah aq ditawari oleh bapak ini untuk diantar dengan motornya..rupanya bapak ini adalah seorang tukang ojek...kata bapak ini pula entah itu benar atau tidak;bahwa truk sayur baru akan ada sekitar jam 12 siang nanti.wahhh...jelas tidak mungkin aq menunggu selama itu...bisa bisa aq ketinggalan kereta api nanti...akhirnya aq pun memutuskan untuk menerima tawaran dari bapak ini...harga yang disepakati untuk mengantar sampai pasartumpang adalah Rp 50.000 setelah terjadi tawar menawar yang alot.




pemandangan dari puncak 

motorpun akhirnya melaju dijalanan turunan curam menuju pasar tumpang setelah menunggu si bapak berganti pakaian sejenak...disepanjang perjalanan kamipun mengobrol mengenai daerah sekitar sini..mengenai jalan yang rusak dan banyak hal lagi...sekitar pukul 09:30 motorpun akhirnya sampai dipasar tumpang...si bapak yang tadinya berjanji mengantar ketoko souvenir malah pergi berlalu tanpa sepatah kata...dasar brengsek , penipu....akhirnya aqpun cuma membeli apel 5kg untuk oleh2....selesai mendapat oleh2 langsung mencari angkot ke stasiun malang ....sampai distasiun malang sekitar pukul 11:00 siang memang terlalu awal dari jadwal keberangkatan kereta api yang akan bertolak sekitar pukul 15:00 nanti akhirnya aq cuma bisa duduk - duduk di kursi tunggu di stasiun

bosan menunggu lama;kereta api yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga sekitar pukul 15:00 lebih...kali iniaq mendapat tempat duduk..tapi parahnya didepan tempat duduku sepasang kekasih duduk dengan mesranya...sial aq kayak dipaksa lihat film sinetron murahan neh...walopun akhirnya mereka pindah lantaran kaca gerbong pecah akibat dilempar batu dari luar oleh orang tak bertanggung jawab...dan sbagian pecahan kaca kena dimuka si cewe.alhamdulillah diriku walo duduk dekat kaca ga terluka....kereta tiba di semarang sekitar pukul 22:00 dan akhirnya aq kembali kesemarang dengan sejuta kenangan tentang SEMERU..yahhhh
perjalananku saat ramadhan di GUNUNG SEMERU...  


                                                                        THE END