Tampilkan postingan dengan label gunung sindoro jalur kledung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gunung sindoro jalur kledung. Tampilkan semua postingan

Minggu, Mei 17, 2015

GUNUNG SINDORO YANG SELALU MEMBUAT KANGEN.....


gunung sindoro view
Mendaki gunung belakangan menjadi marak bagi semua kalangan sejak di buatnya film tentang pendakian ke Semeru. Tapi jauh sebelum itu semua pun , mendaki gunung bagi saya adalah acara wajib yang harus dilakukan tiap tahunnya…
Kalau sobat semua  bertanya kepada saya tentang gunung mana yang jadi favorit saya di jawa tengah...
jawabannya adalah Gunung Sindoro. Lalu apa alasannya?

mirip cover majalah kan?
 Sederhana saja kawan...sebagai gunung yang memiliki ketinggian diatas 3000 mdpl , gunung ini memiliki jalur pendakian yang terhitung ramah bagi para pendaki. Dan karena memiliki bentuk yang mengerucut , pemandangan yang ditampilkan sungguh tak membuat mata untuk jenuh memandangnya. Siapapun akan krasan berlama lama dipuncaknya yang serasa membawa kita berada dinegeri diatas awan. Terlebih bagi anda yang pemula...recomend banget lahh...
Gunung sindoro atau sundoro adalah sebuah gunung yang terletak di Kabupaten Wonosobo dan Temanggung , Jawa Tengah. Berketinggian 3153 mdpl , Gunung ini terletak disebelah gunung sumbing yang dipisahkan oleh Kledung Pass membelah antara kedua gunung ini pada ketinggian 1400 mdpl.

peta jalur kledung
 Untuk menuju puncaknya ada 2 rute yang bisa dilalui ; yaitu lewat Jalur Kledung dan Jalur Sigedang. Kedua jalur ini memiliki kekurangan dan kelebihanya sendiri-sendiri.  Jalur Kledung memiliki jarak tempuh yang cukup lama untuk menuju puncaknya , sekitar 8 jam-an. Tetapi jalur ini terbilang memiliki trek yang ramah didengkul dan rute jalan yang mudah dicari. Jalur sigedang memiliki trek yang berat di kaki namun memiliki waktu tempuh yang relatif lebih pendek , sekitar 4 - 5 jam-an. Walaupun untuk masalah rute jalan jalur sigedang ini cukup membingungkan pada jalur awal karena melewati kebun teh yang cukup membuat kepala linglung bagi yang belum pernah lewat jalur ini. Kesamaan pada kedua jalur ini adalah sama-sama sulit untuk mencari sumber air di sepanjang jalur menuju puncaknya. Jadi bagi sobat yang ingin mendaki ke sindoro , persiapkan cadangan air untuk minum dengan baik. Bagi yang hendak melakukan pendakian di malam hari , usahakan untuk memilih waktu yang tepat. Karena walau memang menghemat air , pendakian malam hari memiliki resiko yang tak sedikit. Kalau anda ingin tahu , sudah banyak pendaki yang kehilangan nyawanya digunung gara-gara menganggap remeh hal ini...

pagi di puncak sindoro
 Bagi saya pribadi , saya lebih suka lewat Jalur Kledung. Karena meski memang membutuhkan waktu yang lama untuk menuju ke puncaknya. Selain pemandangan yang ditawarkan disepanjang jalur benar-benar indah , trek yang tak terlalu berat membuat lebih santai dalam pendakiannya. Sehingga saya benar-benar bisa menikmati perjalanan ke puncak.
Tidak sulit untuk menemukan basecamp pendakian Gunung Sindoro rute Kledung ini. Dari kota Temanggung sobat cuma perlu berkendara ke arah barat menuju Wonosobo sekitar 21 km. Sesampai pom bensin SPBU Kledung yang terletak di atas bukit , sobat cuma harus berkendara 900 m lagi ; ya sekitar 10 menitan lah. Nah di kiri jalan terpampang tuh papan penunjuk arah ke basecamp yang terletak di kanan jalan. Setelah menyebrang ke kanan jalan dan masuk gapura desa , sobat harus melewati jalan desa yang masih berupa jalan berbatu untuk menuju ke Basecamp Grasindo. Letak basecamp ini cukup tersembunyi. Jadi bila bingung , jangan ragu untuk bertanya pada penduduk sekitar.

Basecamp sindoro
 Di Basecamp ini kita harus mendaftarkan diri kita dan juga membayar sejumlah biaya administrasi....tenang...murah kok... perkepala cuma ditarik biaya Rp 5000. Bagi sobat yang membawa sepeda motor sendiri, sobat bisa menitipkan kendaraan disini. Untuk biaya juga terjangkau kok..cuma bayar Rp 10.000 per malam. Di Basecamp ini sobat juga bisa menginap. Basecamp ini juga menjual makanan yang dapat sobat pesan. Untuk menu makanan , yah namanya bukan restoran tentu saja menunya pun biasa saja. Tetapi walau dengan lauk seadanya , lumayan kan bisa memberi stamina pada tubuh kita sebelum memulai pendakian. Selain semua di atas, Basecamp ini juga menyediakan berbagai macam souvenir yang semua berkaitan dengan Gunung Sindoro. Berbagai macam barang bisa sobat peroleh di sini , mulai kaos , gantungan kunci , stiker , badge , dan masih banyak lagi. Bagi sobat yang ingin eek atau mandi , disini juga tersedia MCK atau kamar mandi dengan air yang cukup melimpah. Dan mengingat tidak adanya persedian air disepanjang jalur menuju puncak , sebaiknya sobat mulai mengisi persedian air dari basecamp ini. Tak lupa juga saya ingatkan juga untuk melengkapi logistik yang sobat bawa entah itu mie instan , roti , obat-obatan dan sebagainya. Karena di basecamp ini juga terdapat sebuah warung klontong. Cukup lengkap juga untuk ukuran sebuah basecamp...

Gunung sumbing dari puncak sindoro
 Bila semua sudah kelar , saatnya mendaki Gunung Sindoro kawannnn…. Perjalanan awal dimulai dengan melewati rumah penduduk Desa Kledung. Trek awal ini melewati jalan berbatu dengan kemiringan tanah yang masih agak landai. Diperkampungan ini sobat akan melewati beberapa persimpangan jalan yang cukup membingungkan. Bila sobat tak menemukan jalan , sekali lagi.....jangan ragu untuk bertanya. Selepas pemukiman penduduk , selanjutnya sobat akan melewati ladang penduduk yang umumnya ditanami berbagai macam sayuran atau tembakau ; tergantung musimnya. Kondisi jalan masih sama , jalan berbatu dengan trek yang mulai agak menanjak. Terus ikuti jalan berbatu ini sampai ujung jalan yang berarti sobat telah sampai di perbatasan antara ladang penduduk dan hutan. Dari sini jalan berbatu berganti dengan jalan setapak. Kondisi tanah agak lembab tapi tak menyulitkan langkah kaki. Rapatnya pohon pinus yang berada dikiri dan kanan jalan menambah suasana asri dan teduh disepanjang jalan ini. Trek yang semula lumayan datar berubah menanjak. 

ayo ke puncak
 Kadang , kabut tebal turun menyelimuti kawasan hutan pinus ini menambah suasana sedikit horor...tapi tenang kawan...ini cuma kabut...
Dari hutan pinus , pos 1 telah begitu dekat. Pos ini berada pada ketinggian 1600 mdpl dan merupakan satu-satunya pos digunung sindoro yang memiliki bangunan permanen untuk berlindung. Dari pos 1 ini jalan akan terbagi menjadi dua. Untuk menuju puncak sobat harus mengambil jalan kekanan , karena jalan lurus adalah jalan buntu. Dengan mengambil jalan ke kanan sobat akan dialihkan ke punggung gunung yang lain dengan mengitari 2 punggung gunung dan melewati 3 jembatan kayu. Sejumlah bonus akan sobat dapati disini berupa trek yang cukup landai...yah walau sedikit...lumayan lah membuat dengkul sedikit lebih rileks.hehehe
Setelah merasakan sedikit bonus yang berkelok kelok...tiba saatnya sobat akan kembali merasakan jalan yang menanjak kembali...tapi tenang tak jauh dari bonus tadi , pos 2 yang berada pada ketinggian 2120 mdl akan segera sobat temukan...istirahat saja dulu...karena pendakian yang sebenarnya akan dimulai dari sini...

tak istirahat dulu ya bro...Pos 3
 Selepas pos 2 ini , trek akan terus menanjak. Tapi tenang bro...tanjakan di Jalur Kledung ini tidak terlalu extrem kok. Walau memang selepas pos 2 ini , kondisi jalan di jalur ini berdebu dan berbatu sehingga cukup menyulitkan langkah kaki. Terlebih jika musim hujan , kondisi tanah menjadi licin dan sanggup membuat sobat terjatuh jika tidak hati-hati. Sebuah batu besar dengan beberapa tulisan tangan dari pendaki yang jahil akan sobat temui. Batu ini menjadi penanda bahwa jalur menuju puncak yang sobat lalui sudah benar. Dari sinilah vegetasi disekitar jalur sudah mulai berkurang kerapatannya. Di beberapa bagian terlihat bekas batang batang pohon pinus yang terbakar. Sisa - sisa kebakaran ini membuktikan keganasan alam saat terjadi bencana alam. Hal ini juga membuktikan betapa panasnya gunung ini pada saat puncak musim kemarau. Menjelang pos 3 , medan menjadi terbuka. Vegetasi telah berganti dengan padang rumput atau sabana.

jalur menuju Pos 3
 Pos 3 berada di ketinggian 2530 mdpl. Pos ini berupa tanah lapang yang cukup luas. Disini sobat dapat mendirikan belasan tenda. Jika sobat ingin mendirikan tenda selain dipuncak , pos ini sangat direkomendasikan walaupun sebenarnya banyak tempat untuk sekedar mendirikan 1 tenda di perjalanan ke puncak dari pos 3 ini. Posisinya yang menghadap tenggara menyajikan pemandangan gunung sumbing yang menakjubkan. Dari sini , bentuk gunung sindoro yang mengerucut pun telah terlihat. Kemiringan dari punggung gunung sindoro seolah membawa sobat berada diatas segala-galanya. Puncak seolah telah terlihat didepan mata...tapi jangan tertipu sobat...ini hanyalah puncak bayangan , karena puncak yang sebenarnya masih lah jauh...haha

bagusnya foto ini...hehehe
 Dari pos 3 , kondisi jalan masih sama dengan sebelum pos 3. Keberadaan hutan lamtoro disepanjang jalur bisa sedikit mrmberikan kesejukan pada pendaki...jalur yang terus menanjak membuat stamina terkuras...sebelum sampai di puncak bayangan pertama , sobat akan sampai pada sebuah tempat dimana terdapat deretan batu seperti diukir.  Tempat ini kerap disapa dengan nama Watu Tatah. 

Watu Tatah
 Dari sini medan menjadi terbuka ; sebaiknya sobat bersiap siap terkena sengatan terik matahari bila mendaki disiang hari. Dari sini pemandangan lepas menghadap tenggara. Deretan puncak-puncak gunung tampak menyumbul diatas awan. Mendaki beberapa jam , Puncak bayangan pertama pun akhirnya tergapai walau dengan bersusah payah...didepan puncak kembali terlihat melambai lambai....tampak begitu dekat...tapi jangan kecewa kawan...puncak yang sobat lihat adalah puncak bayangan 2...hahaha…
 ayo semangat....
 
lihat itu puncak...tapi cuma puncak palsu...hahaha

 dari puncak bayangan 2 , sobat akan melewati jalan yang terbentuk akibat aliran air. Di sepanjang jalur ini , padang edelweis menghiasi kiri dan kanan jalan. Bila sedang pada musimnya , bunga edelweis mekar memenuhi tempat ini. Sindoro terkenal akan bunga edelweis putihnya. Jadi bagi sobat yang ingin menyaksikan bagaimana edelweis putih bermekaran memenuhi lereng sindoro , pastikan sobat berkunjung diwaktu yang tepat. Ya sekitar bulan juni sampai agustus...tapi tak lupa selalu saya ingatkan untuk tidak memetik bunga ini. Karena bunga ini terhitung sangat langka dan dilindungi keberadaannya…

jalur dari puncak bayangan 1...
 Di pertengahan padang edelweis ini jalur kembali melewati hutan lamtoro dengan kerapatan yang cukup lumayan. Di sini terdapat sedikit tanah lapang untuk mendirikan 2 tenda. Letaknya yang berada diantara hutan lamtoro membuat tempat ini cukup terlindung dari angin. Tempat yang cocok untuk beristirahat sebelum sunrise atack  pagi nanti. Dan asal sobat tahu tempat ini satu-satunya tempat terdekat dengan puncak yang terlindung dari angin..
Selepas hutan lamtoro , jalur kembali terbuka melewati batu-batuan besar...pohon edelweis masih menjadi pemandangan khas disepanjang jalur. Kondisi tanah didominasi pasir dan debu. Tak berapa lama pun sobat telah sampai di puncak dengan di tandai dengan kaldeira kawah yang tampak menganga di akhir jalur. Hahaha...perjalanan panjang dan melelahkan sobat. Tapi inilah serunya mendaki gunung sindoro...puncak terlihat didepan mata...tapi begitu didatangi masih ada puncak yang lain...begitu terus berulang dan tahu tahu… tanpa sobat sadari sobat telah berdiri di puncak….hahaha
kawah sindoro
 Puncak sindoro menggabung menjadi satu dan mengelilingi kawah. Dari pinggir kawah ini ; terlihat dua kaldera kawah yang terletak bersebelahan. Kaldera kawah yang satu terlihat begitu dalam dan dipenuhi oleh air hujan sehingga terkesan membentuk sebuah danau. Kawah yang satu lagi lebih kecil dan terlihat berlumpur. Itu yang terlihat lho sobat....tapi sebenarnya ada satu kawah lagi lho...jika sobat mengitari kawah ke arah timur , sobat akan menemukan sebuah area datar yang dipenuhi rumput. Disini terdapat sebuah cekungan yang membentuk danau kecil pada saat musim penghujan. 

sudah ada tulisannya...gak perlu saya jelasin..
Inilah kawah ketiga yang saya maksud. Aktifitas kawah ini telah berhenti sejak lama. Keberadaan danau kecil ini sering dimanfaatkan untuk mendirikan tenda dan camping beberapa hari. Jika sobat terus mengelilingi dari kawah ketiga ini , sebuah area datar yang lebih luas akan sobat temui. Tempat ini disebut alun-alun. Tempat ini juga cocok untuk mendirikan tenda karena posisinya yang dikelilingi oleh beberapa bukit sehingga terlindung dari angin. Untuk mengililingi keseluruhan kawah dibutuhkan waktu 30 menit.

puncak 3153 mdpl
 Dari puncak sindoro pemandangan yang di tawarkan begitu mempesona hati. Barisan puncak puncak gunung tampak menghiasi disisi sebelah timur , mulai gunung sumbing yang terlihat gagah dan begitu dekat. Guratan guratan aliran air yang terbentuk dari puncak sampai ke lerengnya begitu jelas terpahat secara alami. Di kejauhan puncak dari gunung merapi dan merbabu tampak menyembul dibalik awan. Sementara gunung ungaran terlihat begitu kecil. Kadang malah tak terlihat jika cuaca sedang berawan. Di sebelah utara barisan gunung prahu dan dataran tinggi dieng beserta lembah-lembahnya menghiasi pemandangan. Terkadang bila cuaca cerah dan tak tertutup awan , pesisir pantai utara jawa pun dapat terlihat. Jika sobat mengitari kawah dan beralih ke puncak sebelah barat gunung slamet pun dapat terlihat bila tak tertutup awan.

pemandangan saat sunrise yang memikat brooo...i like it!!!
 Berada di puncak sindoro seolah membuat pikiran seorang menjadi segar kembali. Luasnya pemandangan dan barisan awan seolah membentuk lautan yang luas...benar- benar besar dan luas ciptaan tuhan. Manusia serasa begitu kecil bila dibandingkan dengan semua ini. Inilah renungan yang setidaknya kita rasakan dipuncak gunung.

sunrise yang indah...
 Satu hal yang bisa saya katakan sobat...gunung sindoro memang kereeeennnn....cobalah sesekali untuk mendaki ke gunung ini dan sobat akan tahu sendiri seberapa kerennya gunung itu....

saat senja pun juga oke...

Catatan :
Jangan ambil apapun selain foto
Jangan bunuh apapun selain waktu
Jangan tinggalkan apapun selain jejak
Salam rimba !!!!