Tampilkan postingan dengan label pulau panjang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pulau panjang. Tampilkan semua postingan

Senin, Juli 27, 2015

Dari PANTAI BANDENGAN sampai PULAU PANJANG


inilah Pantai Bandengan...
 Pesisir pantai utara pulau jawa selalu identik dengan pantainya yang kotor dan kumuh. Karena kebiasaan penduduk wilayah pantura yang kebanyakan suka membuang sampah di sungai , sampah ini akhirnya bermuara di laut jawa yang berarus tidak terlalu besar. Hingga akhirnya sampah ini terbawa sampai ke pantai-pantai di pesisir utara. Inilah yang menyebabkan rata-rata pantai di kawasan pantura kotor. Tapi taukah anda di pesisir pantura pun masih terdapat pantai yang indah dengan pasir putih?tidak percaya????coba anda datangi kabupaten jepara...di sini terdapat sebuah pantai yang layak untuk dikunjungi...Pantai Tirtosamudro atau lebih terkenal dengan sebutan Pantai Bandengan.


Pintu masuk ke lokasi wisata..

Berbeda dengan pantai di pantura lainnya yang umumnya berpasir hitam dan kotor , pantai ini memiliki pasir putih dan kondisi yang masih bersih. Pantai ini terletak di Desa Bandengan , kecamatan Jepara , Kabupaten Jepara. Memang bila dibandingkan dengan pantai dipesisir selatan pulau jawa , Pantai Bandengan masih kalah indah. Tapi Pantai Bandengan memiliki satu keunggulan yang tak dimiliki oleh pantai-pantai di selatan , Yaitu ombak yang tenang. Saking tenangnya bisa dikatakan nyaris tidak ada ombaknya. Kondisi yang cocok bagi anda yang ingin berlibur dengan keluarga tercinta. Ombak yang tenang ini juga lantas dimanfaatkan oleh pihak pengelola pantai untuk membuat sejumlah permainan air di pantai ini. seperti banana boat, donuts ban, jetsky, Kano , dan beberapa yang lain. Permainan-permainan air inipun dapat anda nikmati dengan harga terjangkau. Banana boat dapat dinikmati dengan biaya Rp 50.000 perorang yang tiap Banana boat dapat di isi oleh 5 orang. Banana boat akan di tarik oleh jet ski beberapa kali sebelum akhirnya anda dijatuhkan ke laut saat menikung dengan tajam. Asyik bukan?...Permainan Kano atau prahu karet dapat dimainkan dengan membayar Rp 50.000 per paketnya. Tiap paket terdiri dari 1 prahu karet yang dapat di naiki maksimal 4 orang , 2 buah dayung , dan 2 buah jaket pelampung. Untuk donat ban di patok Rp 30.000 untuk ban ukuran besar dan Rp 20.000 untuk ban ukuran kecil.

bisa di sewa lho...monggooo

Disamping permainan air anda dapat mencoba menunggangi ATV menyusuri bibir pantai yang kaya akan warna putih. Pasir yang putih ini seakan mengajak siapapun untuk bermain dengan lembutnya pasir , Cocok untuk anda yang membawa anak kecil ke sini. Birunya air laut pun seakan mengundang siapa saja untuk bermain air laut yang berwarna biru kehijau-hijauan. Jangan khawatir broo...kedalaman pantai di sini terhitung cukup landai atau dangkal. Jadi anda bisa bermain-main air laut tanpa takut tenggelam. Jika masih takut , anda bisa juga menyewa ban karet dengan beraneka ragam warna yang banyak di sewakan di pinggir pantai.hehehe...jika masih ragu akan tenggelam , tenang saja deh...di pantai ini juga ada penjaga pantai yang selalu siap sedia menolong siapa saja yang kesusahan di pantai ini.  Bagi anda yang tak ingin bermain air laut , anda juga bisa bersantai-santai di pinggir pantai yang juga banyak di tumbuhi oleh pepohonan. Anda bisa menyewa tikar dengan tarif Rp 10.000 untuk merebahkan tubuh sembari menikmati suasana pantai.


suasana teduh pun menaung-i pantai ini...

Rimbunnya pepohonan menambah suasana teduh di sekitar tepi pantai. Sambil duduk di bawah pohon atau di gardu-gardu istirahat menikmati semilir angin pantai dapat menjadi pelepas kepenatan dari rutinitas sehari-hari. Hebatnya lagi , anda juga bisa menikmati sunrise dan sunset dari Pantai Bandengan ini...

sunset pun oke...

puas bermain air , bagi anda yang hendak membilas tubuh anda ; di pantai ini juga telah tersedia kamar mandi untuk mandi. Dengan tarif Rp 2.000 per-orang , tubuh pun telah bersih dan anda siap untuk berjalan-jalan.
Kalau perut sudah keroncongan selepas menikmati keindahan pantai ini , jangan panik kawan. Di sekitar lokasi pantai banyak warung-warung penjaja makanan dan minuman. Harga makanan dan minuman disinipun cukup bersahabat dikantong walau soal rasa itu saya kembalikan ke selera anda masing-masing...hehe….Selain warung makanan , di sekitar lokasi pantai ini banyak juga penjual souvenir mulai dari kaos , hiasan kerang , sampai hasil hasil laut dari penduduk yang telah di awetkan seperti ikan asin , cumi kering dan banyak lagi lainnya.

tempat bilas...antre lhooo

Tentu saja di sekitar Pantai Bandengan ini juga banyak berdiri penginapan-penginapan dengan harga dan kelas yang bervareasi. Anda tinggal pilih penginapan mana yang tepat untuk kantong anda jika ingin menginap.  
Pokok-e untuk wisata , terutama wisata keluarga pantai ini cukup menjanjikan kawan. Soal tarif masuk pun cukup murah lho. Perkepala hanya di tarik Rp 5.000 untuk hari biasa dan Rp 8.000 pada hari libur. 



JERNIHNYA AIR LAUT DI PULAU PANJANG

lihat jernihnya pantai di pulau panjang...
Ada satu lagi neh yang sebaiknya kawan tidak lewatkan ketika berkunjung ke Pantai Bandengan..yaitu berkunjung ke Pulau Panjang.
Pulau Panjang?apaan tuuuuhhhhh????
Pulau Panjang adalah pulau ditengah laut yang terdapat di Jepara, Jawa Tengah dengan luas 19 hektare. Pulau ini memiliki pasir putih dengan dikelilingi laut dangkal berair jernih serta memiliki terumbu karang. Saking jernihnya kawan , kamu semua dapat memandang sampai ke dasar lautnya lengkap dengan ikan yang berenang kesana kemari. Bagi kamu yang punya hobi snorkling atau Diving , kamu dapat membawa perlengkapan anda dan mencoba kemahiran anda dalam menyelam. Perairan di Pantai Pulau Panjang ini memiliki ombak yang relatif kecil sehingga cocok di gunakan untuk aktivitas seperti ini.
 
dermaga pulau Panjang...dah berubah belum ya???
 Keberadaan pulau ini sudah ada semenjak dahulu namun belum seterkenal seperti akhir-akhir ini. Dahulu , orang-orang berkunjung ke pulau ini untuk sekedar berziarah ke sebuah makam seorang waliullah penyebar agama islam di jepara. Nama tokoh islam ini adalah Syekh Abu Bakar bin Yahya Ba'alawy. Syeikh Abu Bakar merupakan ulama besar abad IV, sebagai penyebar nilai-nilai Islam yang menjadi cikal bakal di Jepara serta memiliki keterkaitan misi dengan sejumlah ulama-ulama besar daerah lain pada masanya. Peninggalan dari tokoh islam ini yang berupa mesjid  sampai saat ini masih ada di pulau ini. Seiring berjalannya waktu , banyak pengunjung pun mengagumi keindahan pulau ini dan akhirnya di jadikan destinasi wisata baru di Jepara.


neh peraturannya dibaca dulu ya kawan..

Bagian tengah pulau ini terdapat hutan tropis mini dengan pohon yang tinggi menjulang serta diselingi tumbuhan perdu dan semak sebagai tempat burung laut berkembang biak. Flora di pulau ini dominasi oleh pohon Kapuk randu, Asam jawa, Dadap, serta Pinus. Kawan semua dapat trecking di hutan ini sambil mengelilingi pulau kecil ini. Atau lebih bagus lagi , anda bisa camping di pulau ini untuk menikmati suasana pagi ataupun suasana sunset di pulau ini. Jika kawan mahir memancing tak ada salahnya membawa perlengkapan pancing anda sekalian untuk menangkap ikan di sekitar pantai pulau ini. Camping , berdiang di depan api unggun sambil membakar ikan hasil tangkapan sesuatu yang tak bisa anda dapatkan di sembarang tempat. Tepat kiranya bila pulau ini bisa menjadi alternatif liburan bagi anda yang ingin jauh dari keramaian dan kebisingan kota.

jalan menuju makam telah di paving...

Untuk menuju ke pulau ini bukan perkara yang sulit ataupun mahal. Dari Pantai Bandengan anda bisa naik prahu motor yang biasanya mulai beroperasi dari jam 08.00 pagi sampai jam 16.30. Prahu ini biasanya menunggu sampai penumpang penuh baru berangkat. Biasanya tiap prahu di isi 20-30 orang. Untuk tiap orangnya cuma ditarik biaya antara Rp 10.000 sampai Rp 15.000. sesampai di pulau anda dapat berlama lama di sini dan menikmati suasana Pulau Panjang. Untuk kembali ke Pantai Bandengan lagi , anda tak perlu bayar lagi dan dapat naik prahu manapun yang menuju Pantai Bandengan. Tapi satu hal yang perlu anda ingat saat naik prahu ini , anda harus memperhatikan kapal apa yang anda naiki. Karena Pulau Panjang ini juga dapat di akses melalui Prahu dari Pantai Kartini , Jadi Prahu dari pantai Kartini-pun ada di antara Prahu-prahu di dermaga Pulau panjang. Jangan sampai anda salah naik prahu yang ujung-ujungnya bukan kembali ke Pantai Bandengan tapi malah ke Pantai Kartini. Biasanya Prahu yang berasal dari Pantai Bandengan berwarna kuning dan bertuliskan “wisata bahari”. Sedangkan Prahu yang berasal dari Pantai Kartini berwarna biru putih dan bertuliskan “Sapta Pesona”. 

prahu yang ke bandengan seperti ini lho...jangan salah...

Tentunya kekayaan bahari Indonesia memang tak akan ada habisnya bila di ulas. Keberadaan Pantai Bandengan dan Pulau Panjang menambah daftar keindahan di Indonesia. Dan pesan untuk pembaca ; terutama penduduk kota Jepara, tetap jaga , lestarikan dan jangan kotori Indonesia kita.