 |
| kolam air panas alami |
Awalnya saya tak bermaksud kesini , karena niat saya sejak awal ingin menginap di pemandian air panas cangar yang masih masuk kabupaten malang sekaligus melewatkan 1 malam diobyek wisata ini. Tapi apa di kata….setelah berkendara dengan sepeda motor selama 3 jam dari air terjun madakaripura diprobolinggo dan mencari kesana kemari ; saya menemui fakta yang mengecewakan bahwa ternyata diobyek wisata ini tak diperbolehkan mendirikan tenda. Hal ini dilakukan karena di pemandian air panas cangar ini masih terdapat benda cagar budaya dan untuk menghindari pencurian sengaja tempat ini ditutup pada malam harinya.
Saya bingung bukan main! Karena saat saya sampai di wisata cangar ini hari telah beranjak maghrib…beberapa pengurus obyek wisata menyarankan saya untuk ke wisata pacet mojokerto yang memang buka 24 jam…ya sudah …karena tak memiliki pilihan lain sayapun akhirnya berkendara melewati jalan aspal menurun yang rusak disana sini. Berulangkali tikungan tajam sempat mengecoh saya untuk menabrak pohon. Jalan ini benar-benar terpencil…karena saya hanya berapa kali saja berpapasan dengan kendaraan lain. Disamping membelah hutan jalan ini juga tanpa penerangan sama sekali..suasana benar-benar mencekam dan sepi selama saya melewati jalan ini. Hanya terdengar suara hewan malam ,serangga serta suara motor yang menemani saya…dipikiran saya hanya 1 yang saya takutkan…kalo tiba-tiba saja muncul garong diantara tinggi dan lebatnya hutan mencoba merampok saya…tapi pikiran itu saya tepis berulang-ulang dan terus memacu motor ditengah gelapnya rimba ..
 |
| ngecamp yang asyik walau sendirian... |
Selepas isyak sayapun tiba juga di gapura masuk obyek wisata pacet. Setelah membayar tiket masuksebesar Rp 6.000 sayapun menuju kelokasi pemandian air panas yang terkenal dapat menhilangkan capek dan penat.
Pacet adalah sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Kawasan ini terletak disebelah timur kota mojokerto ; berbatasan dengan kecamatan Trawas dibagian timur , kecamatan Kuto Rejo dibagian utara , kecamatan Gondang dibagian barat , dan dibagian selatan berbatasan dengan hutan wilayah batu. Terletak pada ketinggian kurang lebih 600 Mdpl kawasan ini memiliki beberapa tempat wisata yang cukup menarik. Mulai dari Pemandian air panas , Kolam Renang , beberapa air terjun , candi , camp ground , hutan alam dan panorma alam yang masih asri , sejuk , dan bebas polusi
 |
| gaya dulu sebelum ke kolam...hehehehe |
Pacet selain sebagai kawasan wisata juga merupakan daerah pertanian yang cukup subur. Karena terletak diantara 3 gunung berapi , daerah ini pernah menjadi daerah penghasil bawang putih terbesar setelah batu.
Saya dibingungkan lagi oleh tempat perkir yang ada, karena disini tersedia tempat yang cukup luas untuk parkir mobil, tapi tak disediakan parkir khusus untuk sepeda motor. Setelah bertanya kesana kemari akhirnya kudapatkn info juga bahwa ditempat ini berlaku system parkir inap yang biasanya ditangani oleh pemilik warung – warung kecil yang ada disekitar sini. Saya pun terus beranjak ke pemandian air panas yang dimaksud setelah menitipkan sepeda motor dengan tarif Rp 10000 permotor permalam.
 |
| Tak perlu berebut...lahan parkir di pacet cukup luas kok |
Saya harus mengubur presepsi saya ketika sampai di lokasi wisata ini…Bayangan dipikiran saya pemandian air panas Pacet adalah sebuah tempat yang glamour layaknya di tv…tapi ternyata pemandian ini berupa sendang atau kolam dengan batu batu kali disekelilingnya berukuran 6 X 6 meter terbagi dua tempat; satu bagian untuk pria dan satu bagian lagi khusus untuk wanita. Antara kolam mandi pria dan wanita terbatasi oleh sekat dinding setinggi 2 meter lebih. Dan bagi anda yang tertarik kesini jangan harap akan menemukan ruang ganti , kamar mandi , atau tempat bilas…karena ditempat ini memang tak tersedia tempat untuk itu. Walau malam telah beranjak dingin tapi itu semua tak mengurangi jumlah pengunjung yang hendak mandi disini..malah bertambah semakin banyak. Ini tak mengejutkan , karena suasana sekitar pemandian benar-benar indah walau tak glamour sekalipun.
 |
| lihat neh peta obyek wisata di pacet |
Sebenarnya diatas tak jauh beberapa meter dari kolam ini terdapat sebuah pemandian dan kolam renang yang telah terkelola dengn baik dan modern. Menurut info yang saya terima ditempat yang terkelola ini telah disediakan 4 kolamdengan suhu air yang berbeda-beda. Untuk masuk kepemandian yang telah terkelola ini kita hrus membayar tiket masuk sebesar Rp.5000.. Tapi karena terlihat ramai dan tidak meykinkan sayapun lebih memilih kolam yng alami... Disamping tenang , sepi , gratis , dan alami ; tempat ini menyajikan nuansa tersendiri. Lagipula menurut pengelola setempat kolam air panas alami ini malah lebih berkhasiat dibandingkan air panas yang ada di atas. karena itulah tempat ini kerap kali dijadikan tempat untuk terapi. Terbukti setelah saya ikut bergabung untuk mandi. Air yang panas langsung menyambut tubuh saya menggantikan Udara malam yang dingin yang saya rasakan sebelumnya. Dikelilingi oleh pohon-pohon tinggi dibawah penarangan cahaya bulan yang terlihat bundar ; sungguh mengesankan sekali berendam air panas ditengah alam beratapkan langit tanpa penerangan apapun selain cahaya bulan. Sesuatu yang belum pernah saya rasakan sebelumnya…sebentar saja saya larut dalam kedamaian malam dan nikmatnya berendam air panas. Obrolan-obrolan pendek pun terjadi antara saya dan pengunjung lainnya..ahhh andai ada segelas kopi dan sepiring hangat pisang goreng…pasti tambah lengkap suasana ini…
 |
| mandi ahhhhh.... |
Dan tak terasa 3 jam pun berlalu ; sayapun keluar dari kolam karena sudah merasa mengantuk. Tubuh yang tadinya capek dan penat setelah hampir 2 hari terus mengendarai sepeda motor pun terasa hilang semua…segar sekali rasanya…
Sayapun terus mencari tempat untuk mendirikan tenda. Setelah mencari kesana kemari Tenda pun berdiri juga disebuah camping area yang memang banyak tersedia disini. Sebuah tempat lapang diantara pohon-pohon pinus yang indah. Sayapun buru-buru membuat api unggun kemudian memasak mie instant untuk makan malam. Rasanya sungguh nyaman sekali memakan sepiring mie goreng didepan api unggun ditemani segelas kopi dan alunan musik dari HP-ku.
 |
| camp ground |
Selepas makan malam sayapun beranjak ke peraduan. Suasana malam yang tenang dengan ditemani suara serangga malam bagai orkesta malam membuat saya terlelap juga terbawa dalam mimpi.
Paginya saya terbangun oleh suara kicauan burung yang begitu riuh. Ahhh suasana pagi yang indah…. karena bagi saya mendengarkan kicauan burung dipagi yang sejuk bukanlah hal yang biasa di temui disemua tempat dan ditempat ini suara burung masih terdengar begitu beragam dengan riuhnya…sungguh tempat yang menenangkan hati…
 |
| enaknya.... |
Karena takut kolam air panas akan ramai begitu hari mulai beranjak siang, saya pun bergegas menuju kolam air panas untuk mandi dan membersihkan diri. suasana masih sepi sesampainya saya disana…saya pun langsung melepas pakaian dan segera mandi berendam air panas…tempat yang menyenangkan…dan semakin bertambah indah ketika sinar matahari pagi menyelinap dibalik rimbunnya pohon-pohon tinggi disekitar kolam…dilengkapi dengan ramainya kicaun burung dan sejuknya udara pagi benar benar membuat pikiran fresh….
Seusai mandi sayapun kembali ke tenda dan segera membuat sarapan pagi…
Kemudian saya pun bergegas membongkar tenda dan mempacking semua barang kedalam tas untuk selanjutnya menuju penitipan sepeda motor untuk mengambil kembali motorku yang saya titipkan kemarin…niat saya untuk segera melanjutkan perjalanan harus kutunda karena ternyata tanpa saya sadari ban motorku bocor dan saya harus menunggu tukang tambal ban satu-satunya yang ada dikawasan wisata ini kembali…
Baru sekitar jam 9 lebih akhirnya saya meninggalkan pacet melanjutkan perjalanan ke semarang lewat kota Trowulan….
 |
| bosan nunggu tukang tambal ban gak pulang-pulang,,,, |