 |
| Air Terjun Kedung Macan...kereeennn kaannn??? |
Ya…namanya Air Terjun Kedung Macan….Bagi yang pernah
mengunjungi Gumuk Reco atau Wisata Cemoro Sewu pasti melewatinya. Cuma karena
memang letak air terjun ini cukup tersembunyi dan minimnya rambu atau petunjuk
arah menuju curug ini , sebagian orang hanya melewatinya ketika menuju tempat
wisata di Sepakung tanpa tahu ada sebuah air terjun yang layak di perhitungkan
keindahannya. Air terjun ini tepatnya terletak di Dusun Ngilmut , Kecamatan
Sepakung , Kabupaten Semarang , Jawa Tengah.
 |
| lurus langsung jatuh.. |
Desa Sepakung sendiri adalah sebuah desa
yang terletak di ketinggian 700-1000 meter dari permukaan laut. Desa ini
merupakan desa wisata dengan beberapa potensi wisata yang menarik. Dengan
kondisi geografisnya yang terletak di pegunungan , desa ini memiliki akses
jalan yang naik turun dan berkelok-kelok dengan sudut kemiringan jalan mencapai
45 derajat. Di beberapa titik malah mencapai 50 derajat. Untuk itulah sebaiknya
persiapkan kondisi kendaraan bagi anda yang berniat berkunjung ke desa ini.
Karena saya sendiri sempat melihat sebuah truk box hampir meluncur turun karena
tidak kuat melewati jalan yang menanjak. Saya sendiri juga sempat menyaksikan
sebuah motor matic hampir kehilangan kontrol saat menuruni turunan tajam
gara-gara sistim rem cakramnya rusak.
Nah untuk menuju Desa Sepakung ini , dari
kota Ambarawa pengunjung harus berkendara ke arah timur menuju Banyubiru.
Setelah melewati Taman Wisata Bukit Cinta , anda akan menjumpai sebuah pasar
tradisional bernama Pasar Gilang. Tak jauh dari pasar ini anda akan menjumpai
sebuah pertigaan jalan dengan sebuah pos ojek di sisi kanan. Disinilah anda
harus belok ke kanan untuk menuju Desa Sepakung...setelah pertigaan pasar
gilang ini anda akan memasuki dusun Gilang. Dari dusun ini jalan mulai menanjak
dan di dominasi oleh beberapa tikungan tajam. Terus telusuri jalan ini tanpa
berbelok. Sekitar 1,2 km dari pertigaan Pasar Gilang anda akan menjumpai sebuah
pertigaan jalan lagi. Di sini anda harus mengambil jalan ke kiri ke arah Gumuk
Reco dan Cemoro Sewu. Terus ikuti jalan ini yang umumya di penuhi
tikungan-tikungan tajam dan setelah anda tiba dijalan yang cukup datar dimana anda
akan melihat pemukiman penduduk dari kejauhan. Inilah Desa Nglimut tempat air
terjun itu berada. Tapi tunggu dulu kawan jangan buru-buru tancap gas masuk ke
desa ini. Karena lokasi Air Terjun Kedung Macan justru terletak sebelum desa
Nglimut ini.
 |
| Peta menuju Kedung Macan dari jalan raya Banyubiru-Salatiga |
Sebelum memasuki Dusun Nglimut , tepatnya
sesudah melewati jalan menanjak dan tiba di jalan yang landai ; anda akan
melihat hamparan sawah luas di sisi kiri jalan dan tanah lapang kosong yang tak
begtu luas di kanan jalan. Nah...di tanah kosong inilah anda bisa memparkirkan
kendaraan yang anda bawa. Tak ada penjaga parkir atau retribusi resmi di sini
karena tempat ini memang masih dalam tahap pengembangan dan belum di buka untuk
umum. So...bagi yang merasa kurang aman meninggalkan kendaraannya disini , bisa
membawa kunci tambahan untuk mengamankan motor yang di bawanya. Atau kalau
tidak , anda bisa menitipkan kendaraan di salah satu rumah penduduk Dusun
Nglimut. Tapi konsekuensi yang harus anda terima adalah anda harus berjalan
agak jauh menuju lokasi air terjun.
Terus...air terjunnya di mana neh???
 |
| tempat parkir di kanan jalan bro...n jalan menuju Kedung Macan lewat pematang sawah di kiri jalan(gambar dari google map tahun 2015 , kondisi sekarang sedikit berbeda) |
|
Sabarrr...akan saya uraikan lebih jauh di
tulisan saya di bawah ini...hehehe
Nah...anda masih ingat kan dengan hamparan
sawah di kiri jalan yang saya sebut sebelumnya???Disinilah terdapat sebuah
jalan kecil membelah areal persawahan di kiri jalan ini. Letak jalan setapak
menuju Air Terjun Kedung Macan ini
berada tepat di depan tanah kosong tempat pengunjung biasa memparkirkan
kendaraannya. Dahulu waktu pertama kali saya berkunjung ke tempat ini , di
pojok jalan ini masih terdapat papan arah ke Air Terjun Kedung Macan. Namun
saat saya kembali mengunjungi tempat wisata ini untuk yang kedua kalinya ,
papan arah ini telah hilang tanpa bekas. Hal ini jugalah yang membuat Air Terjun
Kedung Macan ini semakin tidak di kenal
oleh para turis.
Balik lagi neh...untuk menuju lokasi Air
Terjun Kedung Macan , ikuti jalan
setapak yang membelah sawah ini. Awalnya jalan datar-datar saja , namun sesudah
meninggalkan areal persawahan , jalan setapak ini akan menurun melewati ladang
penduduk yang umumnya di tanami pohon kopi dan tanaman perkebunan lainnya
seperti pohon sengon, mahoni dan lain-lainnya. Terus ikuti jalan setapak ini
bro...dan setelah anda berjalan ...anda pun akan sampai di air terjun yang
dimaksudkan , Air Terjun Kedung Macan.
 |
| peta ke air terjun dari jalan desa Nglimut |
Air Terjun Kedung Macan terletak di Dusun Nglimut , Kecamatan Banyubiru , Kabupaten Semarang , Jawa Tengah. Terletak di titik koordinat 7⁰20'19,5"S 110⁰25'22,5"E. Kesan pertama sewaktu sampai di air
terjun ini adalah " kereeennn". Karena debit air tampak mengucur deras
bak pancuran raksasa. Air ini jatuh dari
atas tebing batu setinggi kurang lebih 10 meter. Air Terjun Kedung Macan ini memiliki karakteristik jatuhan air
yang lurus tanpa terhalang apapun. Di bawah air terjun , air jatuh langsung
membentuk aliran sungai yang lumayan deras. Air sungai ini oleh warga kemudian
di bendung dengan tumpukan batu kali yang di susun demikian rupa agar membentuk
sebuah kolam. Di dasar air terjun sendiri lebih banyak di isi oleh butiran
pasir dan batu krikil walaupun ada juga beberapa batu berukuran besar namun
jumlahnya bisa dihitung dengan jari.
 |
| lagi deras neh airnya... |
Limpahan air yang deras yang jatuh dari
atas sebagian berubah menjadi kabut air. Cakupan kabut air ini kemudian
membasahi sekitar air terjun dan membuat tanah menjadi lembab. Kondisi ini
membuat tumbuhan perdu tumbuh subur di sekeliling air terjun. Selain di isi
oleh tumbuhan perdu , di sekeliling air terjun juga di isi oleh pohon bambu dan
tanaman-tanaman perkebunan milik penduduk setempat. Suasana pun masih asri dan
alami dengan kondisi udara yang segar khas pegunungan. Nongkrong di pinggir
sungai sambil mencelupkan kaki di aliran sungai di temani oleh pemandangan Air
Terjun Kedung Macan ini tentunya menjadi kegiatan yang cukup menyenangkan
kawan. Apalagi bagi anda yang tinggal di lingkungan perkotaan yang bising dan
ramai , kesunyian dan ketenangan tempat ini bisa menjadi sarana piknik yang
tepat...tapi jangan melamun loh...ntar kesambet...hehehe
Tapi saya sendiri
menyarankan untuk anda yang berniat mengunjungi air terjun ini untuk tidak
datang saat puncak musim kemarau. Karena di musim-musim kemarau ini debit air
yang mengucur dari atas tebing tidak sederas saat musim penghujan.
 |
| debit air mengecil saat musim kemarau |
Nama air terjun yang berada di ketinggian
736 mdpl ini pun terdengar cukup sangar bagi yang mendengarnya. Apalagi
embel-embel kata "Macan" di belakangnya membuat sebagian orang
teringat akan hewan buas , harimau. Lalu apa sih hubungan tempat ini dengan
hewan buas itu. Nah...usut punya usut nih...dahulunya di air terjun ini kerap
sekali di temui beberapa macan yang sedang bermain air atau sekedar minum...maka
itulah air terjun ini kemudian oleh warga di namakan "Kedung Macan".
Kedung berarti kolam dan macan berarti Harimau.
Wah bahaya dong kalau begitu...takutnya
di caplok macan nanti...
Hahaha...gak usah kuatir bro...itu mah
dulu kale. Kalo sekarang macan ini tidak ada lagi tentunya. Secara Harimau Jawa
saja telah di nyatakan punah kok dari Pulau Jawa...kalau pun ada , saya menduga
itu macan jadi-jadian alias setan...hehehe...saya dua kali berkunjung sendiran
ke tempat ini tidak menemukan hewan apapun tuh...memang sih suasana sedikit
seram sih...tapi saya anggap biasa deh secara posisi tempat sendiri memang
berada di pinggir hutan...wajarlah bila ada jin atau setan...untuk itulah saya
menyarankan bagi anda yang hendak berkunjung ke tempat ini pastikan untuk
menjaga prilaku anda...ok brooo...
 |
| sorry ya brooo....lage-lage gue nongol...hahaha |
Sebagai tempat menarik yang masih alami ,
Air Terjun Kedung Macan ini mulai di kembangkan menjadi obyek wisata baru di
Sepakung oleh warga Dusun Nglimut. Sejumlah fasilitas pun mulai di bangun di
beberapa sudut lokasi wisata. Seperti kamar mandi , tempat duduk terbuat dari
batangan kayu , gazebo dengan ukuran yang cukup besar dan juga tempat penjaga
loket. Akses jalan menuju air terjun dari jalan raya pun mulai di benahi. Di
tandai dengan di buatnya undakan-undakan jalan terbuat dari tanah yang di tahan
oleh potongan bambu di turunan-turunan jalan menuju lokasi Air Terjun Kedung Macan.
Dan sebagai obyek wisata yang belum di resmikan , belum ada tarif retribusi di
tempat ini alias Gratis.
 |
| beberapa fasilitas yang tengah di kerjakan... |
Lalu…. layakkah tempat ini di jadikan
tempat wisata??saya pribadi akan menjawab layak pakai banget. Tempat ini
memiliki potensi yang sangat bagus untuk di kembangkan sebagai obyek wisata.
Pertama posisi tempat ini yang berada di lintasan jalur menuju Gumuk Reco dan
Cemoro Sewu yang sudah di kenal terlebih dahulu. Tentunya sangatlah mudah
mempromosikan tempat ini. Kedua , Lihat saja posisinya yang berada di cekungan
lembah sehingga praktis kontur tanah pun menjadi sedikit miring. Saya
membayangkan jika saja di bangun kolam renang-kolam renang di kemiringan tanah
dekat dengan lokasi air terjun. Kolam renang ini bisa di buat dengan sistim
terasering layaknya persawahan di perbukitan. Pastinya asyik ya berenang di
alam dengan pemandangan back ground air terjun...pasti keren banget...Atau bisa
juga di bangun beberapa sarana out bound seperti flying fox , jembatan gantung
dll. Karena posisi tempat ini yang berada di cekungan lembah sangat cocok untuk
wahana-wahana seperti ini.
 |
| tracking menuju air terjun dengan jalan yang turun.. |
Namun saat ini pun pengembangan obyek
wisata ini sendiri masih terkendala oleh beberapa hal. Sama dengan Wisata Gumuk
Reco , tempat ini masih terkendala oleh akses jalan menuju ke Desa Nglimut dari
jalan raya Ambarawa-Banyubiru. Dan yang menjadi kendala utama adalah masalah
sengketa tanah...beda dengan Gumuk Reco yang tanahnya berada di lahan perhutani
sehingga lebih memudahkan dalam sistem bagi hasilnya , lokasi Air Terjun Kedung
Macan ini melewati sejumlah tanah milik penduduk setempat sehingga untuk
negoisasi pemakaian lahan masih berjalan alot dan sulit. Kendala seperti inilah
yang membuat pembangunan tempat ini menjadi tersendat hingga saat ini.
Saya sendiri sangat berharap kekompakan
warga Dusun Nglimut nantinya dapat membuat tempat ini menjadi lebih bersinar
dan dapat di sejajarkan dengan Wisata Gumuk Reco dan Wisata Cemoro Sewu yang
telah ada sebelumnya. Yang jelas kita tunggu aja neh perkembangan Wisata Curug
Kedung Macan ini kawan..semoga saja bisa bersolek lebih baik…
 |
| 👍👍👍 |