Tampilkan postingan dengan label air terjun kedung macan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label air terjun kedung macan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, September 01, 2018

Jelajah sepakung episode 2 : namanya Air Terjun Kedung Macan


Air Terjun Kedung Macan...kereeennn kaannn???
Ya…namanya Air  Terjun Kedung Macan….Bagi yang pernah mengunjungi Gumuk Reco atau Wisata Cemoro Sewu pasti melewatinya. Cuma karena memang letak air terjun ini cukup tersembunyi dan minimnya rambu atau petunjuk arah menuju curug ini , sebagian orang hanya melewatinya ketika menuju tempat wisata di Sepakung tanpa tahu ada sebuah air terjun yang layak di perhitungkan keindahannya. Air terjun ini tepatnya terletak di Dusun Ngilmut , Kecamatan Sepakung , Kabupaten Semarang , Jawa Tengah.
lurus langsung jatuh..
Desa Sepakung sendiri adalah sebuah desa yang terletak di ketinggian 700-1000 meter dari permukaan laut. Desa ini merupakan desa wisata dengan beberapa potensi wisata yang menarik. Dengan kondisi geografisnya yang terletak di pegunungan , desa ini memiliki akses jalan yang naik turun dan berkelok-kelok dengan sudut kemiringan jalan mencapai 45 derajat. Di beberapa titik malah mencapai 50 derajat. Untuk itulah sebaiknya persiapkan kondisi kendaraan bagi anda yang berniat berkunjung ke desa ini. Karena saya sendiri sempat melihat sebuah truk box hampir meluncur turun karena tidak kuat melewati jalan yang menanjak. Saya sendiri juga sempat menyaksikan sebuah motor matic hampir kehilangan kontrol saat menuruni turunan tajam gara-gara sistim rem cakramnya rusak.
Nah untuk menuju Desa Sepakung ini , dari kota Ambarawa pengunjung harus berkendara ke arah timur menuju Banyubiru. Setelah melewati Taman Wisata Bukit Cinta , anda akan menjumpai sebuah pasar tradisional bernama Pasar Gilang. Tak jauh dari pasar ini anda akan menjumpai sebuah pertigaan jalan dengan sebuah pos ojek di sisi kanan. Disinilah anda harus belok ke kanan untuk menuju Desa Sepakung...setelah pertigaan pasar gilang ini anda akan memasuki dusun Gilang. Dari dusun ini jalan mulai menanjak dan di dominasi oleh beberapa tikungan tajam. Terus telusuri jalan ini tanpa berbelok. Sekitar 1,2 km dari pertigaan Pasar Gilang anda akan menjumpai sebuah pertigaan jalan lagi. Di sini anda harus mengambil jalan ke kiri ke arah Gumuk Reco dan Cemoro Sewu. Terus ikuti jalan ini yang umumya di penuhi tikungan-tikungan tajam dan setelah anda tiba dijalan yang cukup datar dimana anda akan melihat pemukiman penduduk dari kejauhan. Inilah Desa Nglimut tempat air terjun itu berada. Tapi tunggu dulu kawan jangan buru-buru tancap gas masuk ke desa ini. Karena lokasi Air Terjun Kedung Macan justru terletak sebelum desa Nglimut ini.
Peta menuju Kedung Macan dari jalan raya Banyubiru-Salatiga
Sebelum memasuki Dusun Nglimut , tepatnya sesudah melewati jalan menanjak dan tiba di jalan yang landai ; anda akan melihat hamparan sawah luas di sisi kiri jalan dan tanah lapang kosong yang tak begtu luas di kanan jalan. Nah...di tanah kosong inilah anda bisa memparkirkan kendaraan yang anda bawa. Tak ada penjaga parkir atau retribusi resmi di sini karena tempat ini memang masih dalam tahap pengembangan dan belum di buka untuk umum. So...bagi yang merasa kurang aman meninggalkan kendaraannya disini , bisa membawa kunci tambahan untuk mengamankan motor yang di bawanya. Atau kalau tidak , anda bisa menitipkan kendaraan di salah satu rumah penduduk Dusun Nglimut. Tapi konsekuensi yang harus anda terima adalah anda harus berjalan agak jauh menuju lokasi air terjun.
Terus...air terjunnya di mana neh???
tempat parkir di kanan jalan bro...n jalan menuju Kedung Macan lewat pematang sawah di kiri jalan(gambar dari google map tahun 2015 , kondisi sekarang sedikit berbeda)
Sabarrr...akan saya uraikan lebih jauh di tulisan saya di bawah ini...hehehe
Nah...anda masih ingat kan dengan hamparan sawah di kiri jalan yang saya sebut sebelumnya???Disinilah terdapat sebuah jalan kecil membelah areal persawahan di kiri jalan ini. Letak jalan setapak menuju Air  Terjun Kedung Macan ini berada tepat di depan tanah kosong tempat pengunjung biasa memparkirkan kendaraannya. Dahulu waktu pertama kali saya berkunjung ke tempat ini , di pojok jalan ini masih terdapat papan arah ke Air Terjun Kedung Macan. Namun saat saya kembali mengunjungi tempat wisata ini untuk yang kedua kalinya , papan arah ini telah hilang tanpa bekas. Hal ini jugalah yang membuat Air Terjun Kedung  Macan ini semakin tidak di kenal oleh para turis.
Balik lagi neh...untuk menuju lokasi Air Terjun Kedung  Macan , ikuti jalan setapak yang membelah sawah ini. Awalnya jalan datar-datar saja , namun sesudah meninggalkan areal persawahan , jalan setapak ini akan menurun melewati ladang penduduk yang umumnya di tanami pohon kopi dan tanaman perkebunan lainnya seperti pohon sengon, mahoni dan lain-lainnya. Terus ikuti jalan setapak ini bro...dan setelah anda berjalan ...anda pun akan sampai di air terjun yang dimaksudkan , Air Terjun Kedung Macan.
peta ke air terjun dari jalan desa Nglimut
Air Terjun Kedung Macan terletak di Dusun Nglimut , Kecamatan Banyubiru , Kabupaten Semarang , Jawa Tengah. Terletak di titik koordinat 7⁰20'19,5"S 110⁰25'22,5"E. Kesan pertama sewaktu sampai di air terjun ini adalah " kereeennn". Karena debit air tampak mengucur deras bak pancuran raksasa.  Air ini jatuh dari atas tebing batu setinggi kurang lebih 10 meter. Air Terjun Kedung  Macan ini memiliki karakteristik jatuhan air yang lurus tanpa terhalang apapun. Di bawah air terjun , air jatuh langsung membentuk aliran sungai yang lumayan deras. Air sungai ini oleh warga kemudian di bendung dengan tumpukan batu kali yang di susun demikian rupa agar membentuk sebuah kolam. Di dasar air terjun sendiri lebih banyak di isi oleh butiran pasir dan batu krikil walaupun ada juga beberapa batu berukuran besar namun jumlahnya bisa dihitung dengan jari.
lagi deras neh airnya...
Limpahan air yang deras yang jatuh dari atas sebagian berubah menjadi kabut air. Cakupan kabut air ini kemudian membasahi sekitar air terjun dan membuat tanah menjadi lembab. Kondisi ini membuat tumbuhan perdu tumbuh subur di sekeliling air terjun. Selain di isi oleh tumbuhan perdu , di sekeliling air terjun juga di isi oleh pohon bambu dan tanaman-tanaman perkebunan milik penduduk setempat. Suasana pun masih asri dan alami dengan kondisi udara yang segar khas pegunungan. Nongkrong di pinggir sungai sambil mencelupkan kaki di aliran sungai di temani oleh pemandangan Air Terjun Kedung Macan ini tentunya menjadi kegiatan yang cukup menyenangkan kawan. Apalagi bagi anda yang tinggal di lingkungan perkotaan yang bising dan ramai , kesunyian dan ketenangan tempat ini bisa menjadi sarana piknik yang tepat...tapi jangan melamun loh...ntar kesambet...hehehe
Tapi saya sendiri menyarankan untuk anda yang berniat mengunjungi air terjun ini untuk tidak datang saat puncak musim kemarau. Karena di musim-musim kemarau ini debit air yang mengucur dari atas tebing tidak sederas saat musim penghujan.
debit air mengecil saat musim kemarau
Nama air terjun yang berada di ketinggian 736 mdpl ini pun terdengar cukup sangar bagi yang mendengarnya. Apalagi embel-embel kata "Macan" di belakangnya membuat sebagian orang teringat akan hewan buas , harimau. Lalu apa sih hubungan tempat ini dengan hewan buas itu. Nah...usut punya usut nih...dahulunya di air terjun ini kerap sekali di temui beberapa macan yang sedang bermain air atau sekedar minum...maka itulah air terjun ini kemudian oleh warga di namakan "Kedung Macan". Kedung berarti kolam dan macan berarti Harimau.
Wah bahaya dong kalau begitu...takutnya di caplok macan nanti...
Hahaha...gak usah kuatir bro...itu mah dulu kale. Kalo sekarang macan ini tidak ada lagi tentunya. Secara Harimau Jawa saja telah di nyatakan punah kok dari Pulau Jawa...kalau pun ada , saya menduga itu macan jadi-jadian alias setan...hehehe...saya dua kali berkunjung sendiran ke tempat ini tidak menemukan hewan apapun tuh...memang sih suasana sedikit seram sih...tapi saya anggap biasa deh secara posisi tempat sendiri memang berada di pinggir hutan...wajarlah bila ada jin atau setan...untuk itulah saya menyarankan bagi anda yang hendak berkunjung ke tempat ini pastikan untuk menjaga prilaku anda...ok brooo...
sorry ya brooo....lage-lage gue nongol...hahaha
Sebagai tempat menarik yang masih alami , Air Terjun Kedung Macan ini mulai di kembangkan menjadi obyek wisata baru di Sepakung oleh warga Dusun Nglimut. Sejumlah fasilitas pun mulai di bangun di beberapa sudut lokasi wisata. Seperti kamar mandi , tempat duduk terbuat dari batangan kayu , gazebo dengan ukuran yang cukup besar dan juga tempat penjaga loket. Akses jalan menuju air terjun dari jalan raya pun mulai di benahi. Di tandai dengan di buatnya undakan-undakan jalan terbuat dari tanah yang di tahan oleh potongan bambu di turunan-turunan jalan menuju lokasi Air Terjun Kedung Macan. Dan sebagai obyek wisata yang belum di resmikan , belum ada tarif retribusi di tempat ini alias Gratis.
beberapa fasilitas yang tengah di kerjakan...
Lalu…. layakkah tempat ini di jadikan tempat wisata??saya pribadi akan menjawab layak pakai banget. Tempat ini memiliki potensi yang sangat bagus untuk di kembangkan sebagai obyek wisata. Pertama posisi tempat ini yang berada di lintasan jalur menuju Gumuk Reco dan Cemoro Sewu yang sudah di kenal terlebih dahulu. Tentunya sangatlah mudah mempromosikan tempat ini. Kedua , Lihat saja posisinya yang berada di cekungan lembah sehingga praktis kontur tanah pun menjadi sedikit miring. Saya membayangkan jika saja di bangun kolam renang-kolam renang di kemiringan tanah dekat dengan lokasi air terjun. Kolam renang ini bisa di buat dengan sistim terasering layaknya persawahan di perbukitan. Pastinya asyik ya berenang di alam dengan pemandangan back ground air terjun...pasti keren banget...Atau bisa juga di bangun beberapa sarana out bound seperti flying fox , jembatan gantung dll. Karena posisi tempat ini yang berada di cekungan lembah sangat cocok untuk wahana-wahana seperti ini.
tracking menuju air terjun dengan jalan yang turun..
Namun saat ini pun pengembangan obyek wisata ini sendiri masih terkendala oleh beberapa hal. Sama dengan Wisata Gumuk Reco , tempat ini masih terkendala oleh akses jalan menuju ke Desa Nglimut dari jalan raya Ambarawa-Banyubiru. Dan yang menjadi kendala utama adalah masalah sengketa tanah...beda dengan Gumuk Reco yang tanahnya berada di lahan perhutani sehingga lebih memudahkan dalam sistem bagi hasilnya , lokasi Air Terjun Kedung Macan ini melewati sejumlah tanah milik penduduk setempat sehingga untuk negoisasi pemakaian lahan masih berjalan alot dan sulit. Kendala seperti inilah yang membuat pembangunan tempat ini menjadi tersendat hingga saat ini.
Saya sendiri sangat berharap kekompakan warga Dusun Nglimut nantinya dapat membuat tempat ini menjadi lebih bersinar dan dapat di sejajarkan dengan Wisata Gumuk Reco dan Wisata Cemoro Sewu yang telah ada sebelumnya. Yang jelas kita tunggu aja neh perkembangan Wisata Curug Kedung Macan ini kawan..semoga saja bisa bersolek lebih baik…
👍👍👍