![]() |
| 2 tempat keren di Giritirta |
Tentunya sobat-sobat sekalian penasaran dengan kawasan wisata
yang saya maksud....??
Saya tak akan berlama-lama membuat anda membaca terlalu
banyak...he..he..he...
Langsung aja yuk kita kepoin...
Orang-orang lebih mengenal kawasan wisata ini dengan sebutan
WISATA GIRI TIRTA. Wah...dari namanya terdengar seperti "sesuatu"
gitu ya??hahaha
Memang iya bro....karena nama kawasan wisata ini sendiri mengacu
pada nama desa tempat kawasan wisata ini berada , yaitu Desa Giri Tirta. Giri
Tirta berasal dari kata "Giri" yang berarti "Gunung" dan
"TIRTA" yang berarti "Air". Jadi Giri Tirta bermakna "
Gunung Air". Setelah mendengar arti namanya , sobat semua pasti berpikir
obyek wisata di kawasan ini pasti berhubungan dengan air....sekali lagi anda
benar....
Dan karena sebelumnya saya menyebut "Kawasan" , di
desa Giri Tirta ini terdapat lebih dari satu obyek wisata yang bisa anda
datangi...
Wuizzzz...makin menarik neh.....
![]() |
| peta Giritirta ke lokasi wisata...check it out gan... |
Kawasan Wisata Giri Tirta tepatnya terletak di Desa Giri Tirta ,
Kecamatan Pejawaran , Kabupaten Banjarnegara , Provinsi Jawa Tengah. Berjarak
sekitar 35 Km ke arah utara dari pusat kota Kabupaten Banjarnegara atau sekitar
20 Km dari Kawasan Wisata Dieng. Desa
Giritirta terdiri dari 5 dusun (Beran, Melikan, Sendangarum, Giritirta, dan
pandanarum dengan Jumlah penduduk sebanyak 2,805 jiwa yang terdiri dari 736
Kepala Keluarga dengan luas wilayah 282 Ha. Sebagian besar mata pencaharian
penduduk Desa Giritirta adalah petani sayur-mayur seperti : kentang, kobis,
tomat, cabe, wortel, waluh jipang, muncang, bayam, ranti, dan juga palawija
(jagung) .
Sedangkan sebagian yang lain ada yg mata pencahariannya sebagai buruh tani dan pemecah batu seplit serta sebagai peternak baik kambing, domba maupun sapi. Untuk menuju Desa Giri Tirta ini sendiri bisa di akses dari beberapa arah dengan jalur yang berbeda. Jalur yang paling umum dan mudah adalah melewati Pasar Karang Kobar. Pasar Karang Kobar bisa di capai dengan kendaraan pribadi dari kota Banjarnegara maupun Wonosobo Via dataran tinggi Dieng. Kalo dari Banjarnegara , mas bro harus berkendara 35 km ke Utara , ke arah Dieng merayapi jalan pegunungan. Dan bagi brother-brother yang datang dari arah wonosobo bisa lanjut ke dataran tinggi Dieng. Dari Dataran tinggi Dieng lanjut dengan kendaraan pribadi ke arah barat sejauh 27 Km menuju Pasar Karang Kobar yang juga melewati jalan pegunungan yang berkelok dan naik turun. Pasar Karang Kobar terletak setelah Pasar Baturan. Sesampai di Pasar Karangkobar, beloklah ke kanan ke arah Pejawaran. Setelah 7 km dari Pasar Karang Kobar, di sebelah kiri jalan akan terlihat Gapura Curug. Selepas gapura ini, jalanan berubah bergelombang dan aspal mengelupas di beberapa ruas jalan. Dari sini jalan menuju Giri Tirta sedikit membingungkan karena minimnya petunjuk jalan. Jadi jangan ragu untuk bertanya pada penduduk yang bisa anda temui.
Sedangkan sebagian yang lain ada yg mata pencahariannya sebagai buruh tani dan pemecah batu seplit serta sebagai peternak baik kambing, domba maupun sapi. Untuk menuju Desa Giri Tirta ini sendiri bisa di akses dari beberapa arah dengan jalur yang berbeda. Jalur yang paling umum dan mudah adalah melewati Pasar Karang Kobar. Pasar Karang Kobar bisa di capai dengan kendaraan pribadi dari kota Banjarnegara maupun Wonosobo Via dataran tinggi Dieng. Kalo dari Banjarnegara , mas bro harus berkendara 35 km ke Utara , ke arah Dieng merayapi jalan pegunungan. Dan bagi brother-brother yang datang dari arah wonosobo bisa lanjut ke dataran tinggi Dieng. Dari Dataran tinggi Dieng lanjut dengan kendaraan pribadi ke arah barat sejauh 27 Km menuju Pasar Karang Kobar yang juga melewati jalan pegunungan yang berkelok dan naik turun. Pasar Karang Kobar terletak setelah Pasar Baturan. Sesampai di Pasar Karangkobar, beloklah ke kanan ke arah Pejawaran. Setelah 7 km dari Pasar Karang Kobar, di sebelah kiri jalan akan terlihat Gapura Curug. Selepas gapura ini, jalanan berubah bergelombang dan aspal mengelupas di beberapa ruas jalan. Dari sini jalan menuju Giri Tirta sedikit membingungkan karena minimnya petunjuk jalan. Jadi jangan ragu untuk bertanya pada penduduk yang bisa anda temui.
![]() |
| peta ke Giritirta dari Dieng Plateu... |
Sebenarnya dari
arah Dieng ada rute yang lebih dekat kok bro…karena Desa Giri Tirta juga bisa di
akses melalui Pasar Batur yang terletak sekitar 14 km kearah barat dari dieng plateu. Dari Dieng ambil jalan ke arah barat Banjarnegara. Melewati
jalan yang menuruni bukit yang berkelok dengan pemandangan yang menyegarkan
penuh oleh sayur-sayuran , di ujung jalan ini mas bro akan tiba di pertigaan
jalan utama. Kanan merupakan jalan alternative ke Batang dan ke kiri ke arah Banjarnegara
yang merupakan rute yang harus di tuju. 400 meter dari pertigaan ini Pasar Batur
berada. Untuk menuju Giritirta , Dari Pasar Batur ini , wisatawan harus
mengambil jalan ke arah desa ini melalui Jl. Batur Selatan yang terletak di
sebelah barat Pasar Batur. Untuk selanjutnya ikuti jalan ini melalui rute Pasar
Ratamba – pasar Wage Panusupan – Dusun Giritirta. Jarak yang di tempuh sekitar
8-9 Km atau 20 menit-an perjalanan dari pasar batur. Dan karena minimnya
petunjuk arah ada baiknya mas bro sekalian juga sering bertanya pada warga
setempat selain mengandalkan Google Map…
Oke neh...setelah mengulas seputar Desa Giri Tirta , saya akan
lanjut ke daya tarik atau obyek wisata di Desa Giri Tirta ini bro...
3.CURUG MRAWU
![]() |
| this is it...Curug Mrawu |
![]() |
| memang keren...lihat deh jatuhan air di Curug Mrawu ini... |
![]() |
| terlihat kontras dengan rumput hijau men... |
Curug Mrawu memiliki tinggi sekitar 50 meter dari atas tebing hingga dasar air terjun. Kata "Mrawu" berasal dari kata "Prahu". Kata " Prahu" ini merujuk pada asal mata air yang membentuk air terjun ini , Gunung Prahu. Itu kata warga setempat lho kawan…Di sekitar dasar air terjun ini banyak berserakan batu-batu besar yang menandakan curug ini awalnya merupakan aliran muntahan matrial dari gunung purba. Curug ini konon juga memiliki aliran air panas di samping kiri dan kanan dari tebing di dasar air terjun. Aliran air panas ini katanya memiliki warna kekuningan dan berpadu dengan dinginnya air yang ada di kolam pada dasar air terjun. Warna kuning ini menandakan betapa air ini kaya akan kandungan unsur Belerang. Warna kuning dari sumber air panas ini menambah keunikan tersendiri bagi obyek wisata satu ini. Karena dari jauh terlihat 2 warna yang saling berpadu dengan kontras menambah pemandangan indah tersendiri. Lagi pula , jarang-jarang kang guys menemui sebuah air terjun dengan sumber air panas di dekatnya...karena itu , saya recomend banget tempat ini untuk di kunjungi karena bener-bener unik dan mungkin hanya ada beberapa tempat wisata seperti ini di dunia...
Dan yang lebih
menyenangkan lagi guys , debit air di curug ini tak terpengaruh oleh musim.
Saat musim kemarau sekalipun air yang mengalir di air terjun ini begitu deras.
Sehingga sobat semua bisa mengunjungi air terjun ini kapanpun. Sayangnya Curug
Mrawu ini masih minim fasilitas. Jangan mengharap toilet atau tempat ganti
pakaian di sini ya guys…
![]() |
| banyak batuan besar di curug mrawu ini.. |
satu lagi neh…di
Curug Mrawu ini juga tidak ada penjual makanan yang stand by. Jadi ada baiknya
bagi sobat yang mau berkunjung ke tempat ini membawa makanan dan minuman
sendiri agar nantinya tak kelaparan. Tapi jangan lupa ya untuk membawa dan
mengumpulkan sampah yang sobat bawa…tentunya agar tempat ini terjaga kebersihan
, keasrian , dan keindahannya.
4.KOLAM AIR PANAS
![]() |
| nahhh...at last...kolam air panas |
Saat seperti ini memang paling cocok bila kita berendam air
panas...betul brooo??
Untuk berendam air panas pun rasanya juga mustahil di lakukan di
Grojogan Air Panas karena tak ada kolam air panas yang terbentuk dari air
terjun ini. Paling pengunjung hanya bisa mandi dan bermain air panas di air
terjun ini. Apalagi di kolam Curug Mrawu , memang ada sumber air panas yang
mengalir tapi menjadi dingin ketika bercampur dengan dinginnya air di bawah air
terjun ini...terus gimana neh???
Tenang mas bro sekalian....sebenarnya di kawasan wisata Giri
Tirta ini juga ada lho kolam air panas yang yahud untuk di pakai berendam...
Aduh...beneran yah?dimana tuh?
Lokasi kolam air panas yang saya maksud terletak di pinggir
sungai tak jauh dari Curug Mrawu dan Grojogan Air Panas. Untuk menuju kolam air
panas ini paling mudah lewat Dusun Beran melewati jalan setapak ke Curug Mrawu.
Letak kolam air panas ini berada di samping jembatan penyebrangan kayu dan
tertutup oleh batu besar. Sekitar kolam air panas ini berwarna kuning efek
kandungan mineral Belerang dari mata airnya sehingga untuk mencarinya
seharusnya tidak terlalu sulit , sebab dari kejauhan pasti terlihat
kawan...namun bila anda datang dari arah Curug Genting atau Grojogan Air Panas
, yang perlu anda lakukan pertama kali adalah menuju ke arah sungai. Kemudian
cukup ikuti arah sungai ini ke hulu...pasti anda akan menemukannya....
![]() |
| dapet salam anak-anak kecil dari giritirta tuh...sorry agak porno...hehehe |
Kolam Air Panas ini berada di tepi sungai Mrawu dengan aliran
airnya yang jernih dan deras. Mata air panas ini berasal dari sela bebatuan di
pinggir sungai yang terus mengalir dengan debit air yang lumayan deras.
Memiliki ukuran kira-kira 6X2 meter. Tak terlalu luas memang...karena kolam ini
di bangun dengan membendung air panas dari sumbernya menggunakan batu-batuan
besar yang di tumpuk dan di tata mengelilingi sumber mata air panasnya.
Memiliki kedalaman sekitar 20-30 cm di bagian pinggir kolam dan sekitar 50 cm
di bagian tengah kolam. Dan Meski Kolam Air Panas ini kaya akan belerang ,
kejernihan air di Kolam Air Panas ini pun cukup bagus. Saking jernihnya , dasar
kolam yang terisi oleh butiran pasir dan kerikil kecil bisa terlihat dengan
jelas. Dan karena kandungan belerang yang cukup tinggi ini , pasir dan kerikil
kecil di dasar kolam ini pun berubah warna menjadi kuning juga....unik juga
kan...
Walau kolam air panas ini tak terlalu dalam , tapi soal panasnya
jangan di anggap enteng kawan...karena suhu rata-rata air panas di kolam ini
mencapai 60-70 derajad celcius. Cukup panas kan bro....suhu air panas di kolam
ini sebenarnya agak berkurang karena bercampur dengan dinginnya air sungai yang
mengalir di sebelahnya. Tapi walau begitu pun , menurut saya pribadi suhu yang
ada di air panas ini masihlah terasa panas di kulit. Bahkan saya pun harus
menyesuaikan bagian tubuh saya secara bertahap sebelum memasukan seluruh
anggota badan di kolam air panas ini.
![]() |
| sumber kolam air panas Giritirta... |
Namun , setelah seluruh tubuh masuk ke dalam kolam ini ; rasa
nyaman benar-benar terasa . pikiran pun terasa rileks seolah-olah segala
masalah terlupakan sejenak...mantap pisan euy...terlebih bentuk kolam air panas
ini yang masih seadanya , malah terkesan alami dan natural. Keadaan wisata ini
yang masih sepi juga membuat serasa memiliki sauna pribadi. Suasana yang di
dapat pun benar-benar pas secara posisi
kolam air panas ini berada di tepi sungai yang damai dan tenang. Berendam di
air panas ini dengan memejamkan mata sembari mendengarkan suara aliran air
sungai yang bergemericik bagai musik alam yang mengalun indah...terkadang
terdengar kicauan burung di sela-sela pepohonan yang menambah suasana terasa
damai....
Sungguh sangat disayangkan pula Kolam Air Panas ini belum
tersentuh pembangunan oleh pemerintah daerah setempat. Padahal , bila saja di
bangun lebih modern dan tertata dengan kolam-kolam permanen terbuat dari beton
tanpa menghlangkan konsep alaminya , sungguh tempat wisata ini juga dapat
bersaing dengan obyek wisata lainnya di Banjarnegara. Lagipula dengan
kondisinya yang sekarang , bisa saya pastikan kolam air panas ini hanya bisa di
kunjungi saat musim kemarau. Di sebabkan posisinya yang berada di pinggir
sungai dan ketinggian air di kolam ini yang hampir sama dengan ketinggian air
sungai , saat musim penghujan kolam air panas Giritirta ini pastinya akan lebih
banyak tertutup oleh luapan air sungai yang cenderung banjir. Kalau pun kolam
ini masih bisa terlihat saat musim penghujan , menurut saya sangat beresiko
berendam di kolam ini. Sungai yang banjir dan meluap bisa membawa matrial
apapun yang membahayakan bagi siapapun yang berada di kolam air panas ini.
![]() |
| ahhh...nyaman euyyy... |
Nah kawan…itu
dia sekilas uraian saya mengenai Kawasan Wisata Giritirta. Salah satu tempat
indah yang berada tak jauh dari obyek wisata Dieng yang terkenal itu. Benar-
benar ironis memang jika melihat kedua tempat yang sama-sama keren ini memiliki
ketenaran yang berbeda. Semoga saja kedepannya tempat ini lebih mendapat
perhatian pemerintah daerah setempat…sebenarnya menurut penuturan penduduk
setempat masih ada 1 lagi tempat menarik yang bisa di kunjungi selain 4 tempat
wisata yang saya sebutkan sebelumnya. Tempat in berbentuk lubang yang konon
mengeluarkan gas bumi. Menurut warga Desa Baran bila ada serangga yang terjebak
di lubang ini akan mati seketika. Letak tempat ini berada di atas tebing tak
jauh dari Curug Mrawu dan untuk akses jalan masih sangat sulit dan hanya
penduduk setempat yang mengetahuinya…
Semakin
menarikkan guys…nah tunggu apalagi…kunjungi tempat in yuk dan kabarkan
keindahanya sehingga Kawasan Wisata Giri
Tirta ini akan semakin di kenal oleh khalayak luas…tapi kalu dah kenal jangan
di rusak dan di kotori lho ya…heheheh










