Tampilkan postingan dengan label coban cangu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label coban cangu. Tampilkan semua postingan

Minggu, Oktober 14, 2012

Coban Cangu ramai (Journey To The Decade : 6th place)


sayang neh debit airnya kecil....
Terdampar diPacet memang membawaku pada petualangan-petualangan yang menarik dan berkesan. Sebenarnya aku hendak kembali melewati malang mengingat begitu banyaknya tempat-tempat menarik disini. Tapi karena jarak yang terlalu jauh dan memutar akhirnya kuputuskan untuk mencari jalan pintas melewati kota mojokerto. Dan menurut peta yang kubawa , dengan memotong jalan lewat kota trowulan adalah pilihan yang tercepat…begitu pikirku.
Begitu merasa mantap dengan keputusanku aku lalu bergegas membongkar tenda dan mengepack semua perlengkapan yang kugunakan untuk bermalam di pacet ini. Kemudian aku langsung menuju ketempat penitipan sepeda motor untuk mengambil motorku yang kutitipkan semalam dengan tariff Rp 10.000 permotor…tapi belum sempat aku menaiki motorku aku dikagetkan dengan kondisi ban motorku yang ternyata bocor karena melewati jalanan extreme saat menuju pacet saat malam kemarin.
Hadeehhh…parahnya lagi aku harus menunggu tukang tambal ban yang Cuma satu-satunya yang ada di kawasan wisata pacet ini selama lebih dari 1 jam lamanya…tapi mau bagaimana lagi…akhirnya aku Cuma bisa duduk bengong diatas sebuah kursi panjang menunggu datangnya sidewa penyelamat ini yang katanya baru pergi ke pasar sambil ngobrol dengan salah satu petugas wisata pacet yang kebetulan juga lagi sarapan disebuah warung makan tak jauh dari tempatku duduk….
manfaatkan apa yang ada buat dapet gambar yang keren..hehehe
Jam 09:00 tukang tambal ban pun akhirnya datang juga dan tak kurang dari jam 09:30 ban pun selesai juga ditambal dan sepeda motorpun siap untuk meluncur ditrotoar lagi. Memang sih niat awal ingin melanjutkan perjalanan ; tapi setelah mendengar penuturan dari bapak  petugas tempat wisata pacet yang ku ajak ngobrol tadi aku jadi berubah pikiran..karena menurut beliau disekitar pacet ini masih terdapat beberapa air terjun yang katanya…sekali lagi “katanya” indah dan elok. Letaknya pun tak terlalu jauh dari air panas pacet ini…
Dan memang kemarin sewaktu menuju pacet ini aku sempat melewati sebuah pertigaan jalan dengan papan petunjuk arah bertuliskan “Air terjun coban cangu” dan terus terang itu menggugah rasa penasaranku apalagi setelah mendengar cerita dari salah satu petugas wisata air panas ini…
Tanpa ba bi bu…aku pun langsung putar stang kendaraan dan menuju ke air terjun ini yang ternyata dapat ditempuh kurang dari 15 menit dari air panas ini. Begitu sampai di tempat parkir yang lumayan luas aku langsung memparkirkan kendaraan dan menuju pintu gerbang  setelah membayar biaya parkir sebesar Rp 2.000…
Tampilan gapura pintu masuk kawasan wisata ini memang tampak menarik dan terlihat klasik sekali dengan atap jerami yang terlihat tertata rapi..hal ini menandakan bahwa tempat ini telah terkelola dengan baik. Dengan membayar tiket masuk sebesar Rp.3.000 akupun menuju ke lokasi utama dengan terlebih dahulu menuruni sekitar kurang lebih 50 anak tangga. Dengan membayangkan menuruni begitu banyak anak tangga dengan kemiringan seperti ini bagi anda yang tidak suka capek, siap-siaplah menyiapkan stamina extra untuk menaiknya kembali (ini berdasar pengalaman saya lho…memang turunnya begitu mudah…tapi saat naik saya langsung mandi keringat…heheheh). Tapi satu hal yang pasti....mata saya seperti dimanjakan oleh pemandangan sawah menghijau yang tertata berundak-undak disamping kiri jalan...terlihat rapi dan indah...
begini neh jalan menuju air terjun...
tetapi Apakah dengan menuruni puluhan anak tangga ini sudah sampai ke lokasi utama???ternyata belum kawan…jalur berikutnya aku harus menyeberangi sebuah sungai melewati sebuah jembatan gantung yang bagiku terlihat keren dipandang…untuk selanjutnya aku harus menyusuri jalan setapak  dipinggiran kali dengan batu batu yang besar. Di kejauhan sudah terlihat puncak air terjun yang dituju…hatiku pun begitu senang membayangkan akan sampai si air terjun Coban Canggu yang “katanya” indah ini…
enaknya bersantai ditepi sungai sambil memandang air terjun...
Tak kurang dari 5 menit kemudian seluruh air terjun yang dimaksud terlihat jelas didepan mata…dari kejauhan Air Terjun coban cangu ini terlihat begitu indah…airnya yang jernih yang jatuh dari ketinggian kurang dari 100 meter  tampak membasahi batu disekitar dinding tebing yang berlumut…suasana disekitar air terjun tampak begitu asri dan dikelilingi hijaunya tumbuh-tumbuhan ; Terkadang terdengar juga suara kokok ayam hutan atau burung burung langka yang menambah suasana asri ditempat ini..membuat siap saja betah berlama lama disini..terbukti dengan terlihat banyaknya pasangan muda-mudi memadu kasih disekitar kawasan air terjun coban cangu…jadi buat anda yang jomblo; ada baiknya membawa teman saat berkunjung ditempat wisata ini agar tak terlihat seperti orang hilang atau canggung ..heheheh

lihat kan?? dibelakang orang lagi pacaran dengan pedenya...bikin iri aja ya...
 Berjarak 32 km dari pusat kota Mojokerto atau sekitar 3 km dari pusat kota Pacet arah selatan  tepatnya di Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Propinsi Jawa Timur..  Akses menuju ke air terjun coban canggu ini terhitung  sangat mudah untuk dikunjungi baik dengan kendaraan roda empat ataupun roda dua .Letaknya Berada di lereng Gunung Welirang pada ketinggian ± 800 meter dpl membuat udara disekitar kawasan wisata yang satu ini masih bersih dan sejuk..tapat bagi anda yang memiliki keinginan untuk melepas dari suasana kota yang bising dan ramai…
Untuk fasilitas…tempat ini terhitung memiliki fasilitas yang cukup memadai . Mulai dari tempat parkir yang luas..cukup untuk berpuluh-puluh sepeda motor,kamar ganti dan kamar mandi. Bagi anda yang lapar tersedia warung warung makan yang menyediakan makanan khas daerah setempat. Mau bermalam???jangan kuatir…dikawasan wisata pacet ini banyak disewakan pondok – pondok penginapan. Juga banyak terdapat vila yang disewakan dengan harga berkisar mulai Rp250.000 hingga Rp750.000 per malam. 
hanya saja saat saya berkunjung kurang tepat mungkin…karena debit air terjun coban cangu yang biasanya deras  ini tampak begitu kecil sehingga mengurangi keindahan air terjun ini…saya pun sempat kecewa…tapi itu semua tak lantas menghentikan saya untuk memejamkan mata sebentar untuk menikmati  suasana yang tenang ini….hmmmmm …
sejenak terpaku ditengah deburan suara air terjun yang airnya membasahi tubuh...hmmm
puas menikmati Susana deburan air terjun coban cangu , saya lantas beranjak meninggalkan tempat ini…setelah mencapai tempat parkir dengan nafas ngos-ngosan dan baju yang basah karena keringat …aku pun lantas menstarter sepeda motor dan melaju di atas trotoar melanjutkan perjalananku kembali…aku sempat tergoda untuk kembali lewat malang dan putar -putar dijalanan kota pacet seperti orang kebakaran jenggot memilih antara ke malang atau lewat trowulan ...akhirnya karena kangen pada rumah akhirnya akupun memutuskan kembali ke semarang lewat trowulan...